Pencoblosan Ulang, HARATI Unggul TPS 8 dan BERCAHAYA Juara di TPS 20

RAKAPITULASI SUARA : ARIFIN/BERITA SAMPIT - Panitia KPPS TPS 20 Kelurahan Mentawa Baru (MB) Hilir,  Kecamatan MB Ketapang, Kotim, Kalteng, saat menggelar rekapitulasi pemungutan suara Pilkada serentak 2020.

SAMPIT – Di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) ada 2 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang terpaksa diadakan Pemungutan Suara Ulang (PSU). Meskipun demikian, suara Pasangan Calon Bupati Kotim Halikinnor-Irawati dengan jargon HARATI tetap unggul.

TPS yang mengadakan PSU terdapat di 2 kecamatan yakni di TPS 8 Kelurahan Baamang Hilir, Kecamatan Baamang dan TPS 20 Jalan Delima 6 Kelurahan Mentawa Baru (MB) Hilir,  Kecamatan MB Ketapang. Pelaksanaan PSU sesuai kesepakatan Bawaslu dan KPU Kotim diselenggarakan, Minggu 13 Desember 2020.

Hasil rekapitulasi perhitungan suara di TPS 8 untuk Paslon HARATI (Halikinnor-Irawati) memperoleh 90 suara, Paslon SUPER (Suprianti Rambat-Muhammad Arsyad) hanya memperoleh 3 suara.

BACA JUGA:   Forkopimda Kotim Mengenang Peristiwa Kelam Bangsa Bersama Presiden

Kemudian untuk Paslon PANTAS (M Taufiq Mukri-Supriadi) cuma memperoleh 6 suara, sedangkan Paslon BERCAHAYA (Muhammad Rudini-Samsudin) memperoleh 60 suara.

Akan tetapi, khusus untuk suara HARATI di TPS 20 memperoleh 85 suara, SUPER hanya 8 suara, PANTAS cuma 2 suara dan BERCAHAYA meraih suara tertinggi yakni, 102 suara.

Namun, apabila diakumulasi antara TPS 8 dan TPS 20 untuk Paslon HARATI tetap unggul karena memperoleh 175 suara, sedangkan Paslon BERCAHAYA hanya 162 suara.

Ketua KPPS TPS 20 Yayan Cahyadi mengatakan, secara garis besar pelaksanaan PSU mulai pagi hingga menjelang sore berjalan sukses, aman dan lancar.

BACA JUGA:   Maling Motor Babak Belur Dihajar Warga, Pelaku Sempat Pukul dan Gigit Korban

“Kendalanya cuma hujan deras sedangkan antusias pemilih masih tinggi meskipun diadakan pencoblosan ulang,” ucap Yayan kepada wartawan beritasampit.co.id usai rekapitulasi perhitungan suara, Minggu 13 Desember 2020, sore.

Terkait persentase pemilih secara keseluruhan, Yayan tidak menampik bahwa angkanya turun kurang lebih 50 persen dari jumlah daftar pemilih tetap.

“Sesuai DPT sebanyak 404 jiwa dan yang menggunakan hak suaranya pada saat hari H tanggal 9 maupun 13 Desember 2020 hanya 203 jiwa dan yang tidak mencoblos 201 jiwa,” pungkasnya. (ifin/beritasampit.co.id).