Perpustakaan Kalteng Akan Ditransformasi Berbasis Inklusi Sosial

HARDI/BERITA SAMPIT - Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalteng, Sri Widanarni.

PALANGKA RAYA – Dalam waktu dekat ini Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispursip) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) akan melaksanakan program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial.

Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kalteng, Sri Widanarni, Rabu 16 Desember 2020. Program tersebut merupakan program nasional yang harus didukung bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Sri, program ini merupakan program yang sangat bagus, sehingga apabila bisa dilaksanakan terutama di Kalteng, khusus untuk masyarakat yang belum di jamah oleh literasi atau buku-buku dapat mencukupi kebutuhannya.

BACA JUGA:   Walau Ada Vaksin, Wali Kota Palangka Raya Minta Masyarakat Tetap Patuhi Prokes

“Sehingga dengan program itu mereka diberi keterampilan dan kemampuan melalui program ini dengan harapan mereka bisa mandiri dan mampu mencukupi kebutuhannya,” ucapnya.

Sebelumnya, Sri menyampaikan bahwa dalam menjaga kesehatan masyarakat yang berkunjung ke perpustakaan, Dispursip Kalteng melakukan beberapa hal, seperti selalu menerapkan protokol kesehatan, dan apabila masyarakat ingin membaca buku dipersilahkan meminjamnya untuk dibaca di rumah.

BACA JUGA:   Setelah Reses, Anggota DPRD Kalteng Dapil V Minta Pemprov Perhatikan Dermaga Desa Mintin

“Hal ini dilakukan agar mengurangi frekuensi berada di ruangan tidak terlalu lama,” katanya.

Selain itu, apabila ingin membaca buku di halaman Dispursip Provinsi Kalteng, telah disiapkan gajebo.

Untuk para pustakawan yang bertugas diharapkan dapat diberikan dukungan penuh untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya secara maksimal untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat yang membutuhkan buku. (Hardi/beritasampit.co.id).