Polsek Seruyan Hulu Gencar Sosialisasi Ilegal Logging Kepada Masyarakat

KUALA PEMBUANG – Polsek Seruyan Hulu gelar sosialisasi terkait Ilegal Logging sekaligus bahaya perambahan hutan di Desa Tumbang Manjul, Kecamatan Seruyan Hulu, Kabupaten Seruyan, Rabu 16 Desember 2020 pagi.

Sosialisasi bertujuan untuk menerapkan tingkat kesadaran masyarakat tehadap ilegal logging karena bertentangan dengan hukum dan undang-undang Nomor 41 tahun 1999 tentang kehutanan, dalam hal ini pelaku dapat diancam dengan pidana penjara paling lama sepuluh tahun penjara.

Dengan adanya sosialisasi tersebut masyarakat dapat mengetahui tentang ancaman hukuman bagi pelaku perambahan hutan atau pelaku ilegal loging, sebab perbuatan itu merupakan tindakan melawan hukum dan juga perbuatan yang merusak kelestarian hutan dan alam.

BACA JUGA:   Anggota Dewan Seruyan Sampaikan Aspirasi Warga Pada Dapil I

Kapolres Seruyan AKBP Bayu Wicaksono, melalui Kapolsek Seruyan Hulu Ipda Eko Muji Hartono mengatakan, kegiatan sosialisasi ini adalah sebagai upaya mensosialisasikan terhadap masyarakat agar masyarakat tau betapa perlunya menjaga kelestarian hutan.

“Dihimbau kepada seluruh masyarakat agar Stop Ilegal Logging demi kelangsungan kehidupan kita yang aman, tanpa merusak hutan, harapan ini kedepan agar masyarakat bisa merasakan manfaat dari kelestarian hutan, karena hutan adalah jantungnya bumi,” katanya.

BACA JUGA:   Unggah Ujaran Kebencian di Medsos, Simpatisan FPI Ditangkap Polda Kalteng

Selain itu, Kapolsek menyebut apabila kayu di hutan terus menerus ditebang oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab efeknya sangat fatal akan dirasakan oleh masyarakat sekitarnya.

“Sebab hal ini dapat menimbukan risiko besar, akibat hutan telah dirusak, sehingga faktor negatifnya sangat tinggi, seperti erosi, banjir dan merugikan masyarakat banyak,” pungkasnya.