Wakil Ketua MPR Dukung Sikap Menlu RI Tolak Propaganda Normalisasi Dengan Israel

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (Dok pribadi).

JAKARTA– Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mendukung sikap tegas Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang mengkoreksi isu propaganda oleh media Israel (Jerusalem Post) soal kemungkinan normalisasi hubungan RI dengan Israel.

Menurut Hidayat, propaganda semacam itu perlu secara cepat ditanggapi, sekaligus menegaskan bahwa pemerintah konsisten melaksanakan amanah pembukaan UUD NRI Tahun 1945 bahwa seluruh penjajahan di muka bumi harus dihapuskan.

“Masyarakat internasional juga tahu bahwa Israel menjajah Palestina dan mengabaikan berbagai resolusi PBB soal negara Palestina,” tegas Hidayat, Rabu, (16/12/2020).

BACA JUGA:   Wakil Ketua MPR: Memakmurkan Masjid Bisa Cegah Radikalisme

Selain itu, politisi PKS itu juga meminta agar pemerintah konsisten menerapkan sikap politik luar negeri Indonesia, dengan membatalkan program calling visa warga Israel untuk masuk ke Indonesia.

“Saya berharap Menlu mau menegaskan posisi Indonesia, bahwa persoalan Palestina adalah jantung dari politik luar negeri Indonesia,” ujarnya.

Hidayat bilang Menlu seharusnya bisa memahamkan konsistensi sikap terhadap Palestina secara utuh kepada Presiden dan Menteri-Menteri yang lain, agar semua kompak satu kata dan satu sikap, sehingga tidak ada lagi kementerian (Dirjen imigrasinya Kemenkumham membuka program calling visa untuk Israel).

BACA JUGA:   Di Unkris, Syarief Hasan Sebut Tiga Pandangan Soal Amandemen UUD 1945

“Sehingga membuat kebijakan yang tidak sepenuhnya melaksanakan amanah konstitusi,”tandas Hidayat.

Hidayat berharap sikap Menlu perlu diimplementasikan oleh Presiden atau jajaran kementerian lainnya. Dengan menutup celah sekecil apapun termasuk pembukaan kembali calling visa warga Israel untuk masuk ke Indonesia.

“Pemerintah harusnya juga membatalkan calling visa untuk warga Israel, sebagai bukti bahwa sikap politik luar negeri Indonesia memang benar-benar sejalan dengan amanah konsitusi,” pungkas Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jakarta II (termasuk luar negeri) ini.

(dis/beritasampit.co.id)