Kuli Bangunan Jual Sabu-Sabu di Denda Hingga Rp 10 Miliar

IST/BERITA SAMPIT - Terduga pelaku pengedar sabu-sabu saat diperiksa di kantor Satnarkoba Polres Kobar.

PANGKALAN BUN – Seorang pria kuli bangunan bernama KW (36) warga Desa Sungai Pakit, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Provinsi Kalimantan Tengah diciduk Satresnarkoba Polres Kobar pada Senin, 21 Desember 2020 sekitar pukul 14.30 WIB, karena diduga pengedar narkotika jenis sabu-sabu.

Kapolres Kobar AKBP Devy Firmansyah melalui Kasatresnarkoba Iptu M. Nasir saat dikonfirmasi Selasa, 22 Desember 2020 membenarkan adanya penangkapan seorang terduga pelaku yang sehari- harinya berprofesi sebagai kuli bangunan ini lantaran kerap melakukan transaksi narkoba di kediamannya, yang berada di Desa Sungai Pakit, Kecamatan Pangkalan Banteng.

BACA JUGA:   Polres Kobar Siap Hadapi Pilkada Kalteng

Penangkapan terduga pengedar sabu-sabu ini setelah pihak Polres Kobar mendapat informasi dari masyarakat bahwa si pelaku kerap melakukan transaksi narkotika di kediamannya.

“Setelah kami lakukan penyelidikan benar informasi tersebut, lalu kami amankan pelaku di kediamannya, berikut barang bukti satu buah tas yang di dalamnya berisikan sembilan paket sabu dengan berat keseluruhan 2, 83 gram yang diakui miliknya,” ungkap M Nasir.

Selain itu, pihak kepolisian juga mengamankan barang bukit lainnya yang terkait dengan tindak pidana narkotika tersebut, diantaranya satu buah sendok terbuat dari sedotan warna putih, satu buah gunting, satu buah isolasi, satu buah tas warna hitam bertuliskan valco, satu unit handphone atau gawai merk Realmi dan uang tunai sebesar Rp 1 juta.

BACA JUGA:   Kotawaringin Barat Tunggu Jadwal Vaksinasi

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) atau  Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, ancaman penjara maksimal 10 tahun dan denda Rp 10 miliar. (Man/beritasampit.co.id).