Ikon Jelawat Kembali Dibuka, Pedagang Masih Mengeluh

IKON JELAWAT : JUN/BERITA SAMPIT - Objek Wisata Ikon Jelawat Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur kembali dibuka setelah ditutup dua hari.

SAMPIT – Kawasan wisata Ikon Jelawat kembali dibuka setelah sebelumnya ditutup sementara saat malam pergantian tahun. Penutupan dilakukan bukan saja Ikon Jelawat, tapi semua objek wisata di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

“Penutupan kawasan wisata ini selain untuk mencegah kerumunan warga di malam pergantian tahun juga menekan angka positif Covid-19 yang mengalami peningkatan,” kata Bupati Kotim, Supian Hadi, saat mengeluarkan Surat Edaran yang ditandatangani beberapa waktu lalu.

Meski telah dibuka kembali, dari pantauan beritasampit.co.id, pengunjung tampak belum terlalu memadati kawasan wisata yang terletak di tepian sungai Mentaya tersebut. Sejak sore Minggu 3 Januari 2021 kemarin, di depan pintu masuk kawasan wisata yang biasanya dipenuhi kendaraan bermotor terlihat cukup lengang.

BACA JUGA:   Rakor Camat Pulau Hanaut di Desa Makarti Jaya Bahas MTQ Kotim

Demikian juga pada pagi hari Senin, 4 Januari 2021 hanya terlihat beberapa keluarga yang mengunjungi tempat wisata di Jalan Iskandar dan berdampingan dengan pelabuhan Sampit ini.

“Sejak kemarin dan pagi ini pengunjungnya sepi,” ucap Kholik, pedagang makanan dan minuman kemasan di kawasan tersebut.

“Biasanya kalo hari libur parkiran di sini penuh sampai dua baris dan penuh sesak,” tambahnya.

Dirinya mengakui, ditutupnya Ikon Jelawat penghasilannya merosot hingga 90 persen, karena tidak adanya pelanggan yang merupakan pengunjung Ikon Jelawat, selama kawasan tersebut ditutup, dirinya hanya melayani pembeli atau pengunjung pasar yang letaknya di seberang Ikon Jelawat.

BACA JUGA:   Dinas PMD Kotim Kumpulkan Kades dan Pengurus BUM Desa, Ada Apa Ya?

Sementara di dalam kawasan Ikon Jelawat terdengar sesekali petugas pengamanan mengingatkan pengunjung untuk mematuhi protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker. Disisi lain di pintu masuk disediakan juga tempat mencuci tangan air dan sabun.

Sebelumnya, Ikon Jelawat ditutup saat malam pergantian tahun. Penutupan ini berdasarkan Surat Edaran Bupati Kotim yang berisikan tentang penutupan tempat wisata sejak 30 Desember 2020 pukul 00.00 WIB hingga 2 Januari 2021. Dalam surat edaran tersebut terdapat 3 poin yang ditekankan terkait dengan kegiatan pergantian tahun di masa pandemi Covid-19. (Jun/beritasampit.co.id).