Mahasiswa UNTAG Surabaya Bangkitkan UMKM pada KKN di Daerah

Kegiatan KKN UNTAG Surabaya, Misrawi Mahasiswa Teknik Sipil UNTAG Surabaya melakukan Pemasaran Online dan Penataan tempat usaha di salah satu UMKM yang ada di Desa Handil Sohor, Kec. Mentaya Hilir Selatan, Kab. Kotawaringin Timur.

Misrawi Mahasiswa Teknik Sipil UNTAG Surabaya melakukan Pemasaran Online dan Penataan tempat usaha di salah satu UMKM yang ada di Desa Handil Sohor, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya merupakan salah satu perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia yang sudah menerapkan proses kegiatan perkuliahan secara daring dan mentaati protokol kesehatan yang sudah ditentukan oleh pemerintah Indonesia.

Mulai dari kegiatan pembelajaran tatap muka dikelas yang diganti dengan sistem online atau daring hingga kegiatan yang lain seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang sedang berjalan saat ini. Sistem penataan ruang dan desain yang ada pada kampus pun sudah melakukan desain dengan memenuhi protokol kesehatan sebagaimana mestinya.

Penerapan kegiatan perkuliahaan secara daring dilakukan dengan maksimal oleh pihak kampus, contohnya kegiatan KKN 2020 yang sedang berjalan ini.

Dengan sistem melakukan KKN ditempat tinggal masing-masing yang membuat mahasiswa terjun langsung ke lapangan lebih tepatnya ke masyarakat secara langsung dan mandiri yang akan membuat mahasiswa semakin pandai dalam berhubungan langsung ke masyarakat seperti visi dan misi UNTAG Surabaya yang menjadikan mahasiswa lulusan UNTAG Surabaya dapat bermanfaat bagi orang banyak terutama di daerah tempat tinggal.

BACA JUGA:   Jam Malam Diberlakukan, Bagaimana Nasib Buruh PT Korindo Aria Bimasari ?

Seperti saat ini contoh pengabdian KKN yang dilakukan Misrawi, Mahasiswa Teknik Sipil Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya semester 7 yang sedang melakukan KKN ditempat tinggalnya.

Misrawi mengambil topik pemulihan ekonomi UMKM yang nantinya membantu UMKM dalam membangkitkan kembali pendapatan dan menerapkan protokol kesehatan pada tempat usahanya, sehingga dapat membantu UMKM dalam melewati masa pandemi ini, agar pembeli atau konsumenpun merasa aman dan nyaman ketika berada di tempat UMKM ini.

Dirinya melakukan program KKN ini pada salah satu UMKM warung makan Mie Ayam dan Bakso yaitu “Wr. Mama Ana” yang berlokasi di Desa Handil Sohor, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan.

Program KKN ini di bimbing oleh Retno Trimurtiningrum, S.T, M.T. selaku Dosen pendamping lapangan. Wr. MAMA ANA sempat sepi pada awal pandemi karena penerapan sistem penjualan dan tempat usaha belum menerapkan protokol kesehatan sehingga membuat konsumen kurang merasa aman dan nyaman.

Misrawi membantu menerapkan sistem protokol kesehatan pada warung tersebut dengan dalih agar pembeli merasa aman dan nyaman sehingga tidak ada penularan covid-19 pada area tersebut. Mulai dari memberikannya tempat cuci tangan, sabun, poster himbauan pencegahan covid-19 hingga membuat banner nama dan menu warung tersebut agar pembeli semakin yakin untuk membeli di warung tersebut.

BACA JUGA:   Indonesia Berduka, Refleksi Awal Tahun 2021

Ia juga membuat perbaruan pelayanan seperti pemesanan secara online hingga pengantaran gratis untuk pelanggan yang berlokasi di sekitar desa Handil Sohor. Dengan begitu warung ini akan bangkit dari penurunan penjualan akibat terdampak covid-19.

Warung yang sudah berdiri lebih dari 4 tahun ini merupakan warung satu satunya di desa Handil Sohor yang menjual makanan seperti Bakso, Mie Ayam, dan Nasi Kuning di area tersebut. Cita rasa Mie Ayamnya yang nikmat dan pentolnya yang enak membuat warung ini tidak kehilangan pembeli. Maka sangat disayangkan bilamana harus tutup dikarenakan pandemi Covid-19. Semoga dengan adanya KKN ini bisa membuat warung tersebut semakin ramai.

Ditulis Oleh : Misrawi Mahasiswa Universitas 17 Agustus Surabaya Membangkitkan UMKM Di Masa Pandemi Program KKN Mandiri Di Daerah Masing-Masing