Vaksinasi Covid-19 di Daerah Harus Dipersiapkan Secara Matang

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat (dok pribadi).

JAKARTA– Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat (Rerie) berharap para pemangku kepentingan di daerah wajib menaati tahapan vaksinasi yang akan digelar di sejumlah provinsi di Tanah Air agar pelaksanaannya berjalan dengan baik.

“Proses vaksinasi sudah memasuki tahapan yang penting di awal tahun ini, yaitu pengaplikasian vaksin Covid-19. Saya berharap semua pihak menaati tahapannya dengan tertib,” kata Rerie, Rabu, (6/1/2021).

Saat ini, jelas Lestari, vaksin Covid-19 sudah didistribusikan ke sejumlah provinsi untuk diaplikasikan kepada para tenaga kesehatan dan petugas pelayanan publik.

Namun, Rerie bilang vaksin Covid-19 itu belum memiliki izin edar dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), yang saat ini sedang menganalisis data uji klinis tahap III terhadap vaksin produksi Sinovac sudah didistribusikan itu.

BACA JUGA:   Vaksin Terjaga Keamanan dan Kualitasnya Sampai Ke Masyarakat

“Langkah pengaplikasian vaksin Covid-19 tersebut harus melalui tahapan yang sesuai dengan tata kelola vaksinasi yang ada,” tuturnya.

Lebih dari itu, Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem menegaskan, para pemangku kepentingan juga harus memastikan bahwa tingkat kepercayaan masyarakat terhadap keandalan vaksin tersebut tetap tinggi.

“Tentu saja hal itu, harus terus dilakukan lewat berbagai upaya sosialisasi yang masif terkait vaksin Covid-19 dan sosialisasi tersebut dapat diterima dengan baik oleh masyarakat,” imbuh Rerie.

Rerie mengatakan upaya sosialisasi masif terkait vaksinasi bertujuan untuk mengikis berbagai keraguan yang dialami sejumlah kelompok di kalangan masyarakat.

BACA JUGA:   Kunjungi Peribadatan Puja Mandala Bali, Ketua MPR: Keharmonisan Hidup Para Pemeluk Agama

Selain itu, lanjut dia, pelaksanaan program vaksinasi nasional juga harus diatur secara teknis di lapangan agar tidak memunculkan klaster baru penularan virus corona.

Karena itu, Rerie menuturkan tempat dan waktu pelaksanaan vaksinasi harus dipersiapkan secara matang agar tidak menjadi media terjadinya kerumuman massa saat antre untuk mendapatkan vaksin.

“Saya berharap, dengan persiapan yang matang secara teknis, vaksin yang terbukti andal dan dapat diterima masyarakat, pelaksanaan vaksinasi tahap pertama yang dimulai pekan kedua Januari 2021 bisa berjalan dengan baik,” pungkas Lestari Moerdijat.

(dis/beritasampit.co.id)