Bupati Mura Siap Jadi Orang Pertama Penerima Vaksinasi Covid-19

IST/BERITA SAMPIT - Bupati Murung Raya, Perdie M Yoseph saat memberikan sambutan.

PURUK CAHU – Bupati Murung Raya (Mura), Perdie M Yoseph menyatakan siap menjadi orang pertama di Mura yang divaksin Sinovac Covid-19. Langkah ini diambil untuk memastikan jika vaksin tersebut aman.

Hal tersebut disampaikan Perdie saat memimpin rapat dalam rangka persiapan pelaksanaan Vaksinisasi Covid-19 di Kabupaten Mura, di aula Gedung B Setda Mura, Kamis 7 Januari 2021.

Orang nomor satu di Bumi Tanah Malai Tolung Lingu itu menjelaskan, sesuai rencana, pelaksanaan vaksin Covid-19 akan dimulai 14 Januari 2021. Untuk tahap awal akan diprioritaskan bagi tenaga kesehatan. Jika ada sisa untuk mereka yang berhadapan dengan masyarakat.

BACA JUGA:   1.575 Sertifikat Tanah Dibagikan Untuk Masyarakat Murung Raya

“Saya siap menjadi orang pertama divaksinasi di Kabupaten Murung Raya,” kata Perdie yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Mura dihadapan Forkopimda Mura, para Kepala OPD, para Camat, serta perwakilan Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat.

Dalam kesempatan itu juga, Perdie meminta kepada semua lapisan masyarakat di Kabupaten Mura dapat berfikir positif atau tidak takut saat akan divaksinasi Covid-19 nanti.

Apalagi kata Perdie, Pemerintah sudah meyakini vaksinasi ini sudah melalui uji dan memenuhi kelayakan dari institusi yang berwenang terutama BPOM RI.

Pemberian vaksinasi pertama di Murung Raya akan dilaksanakan pada tanggal 14 Januari 2021 nanti dengan tujuan menjamin maupun meningkatkan kekebalan tubuh agar terhindar dari paparan virus corona.

BACA JUGA:   Wabup dan Sekda Mura Sidak Ke Dinas Sosial, Ini Yang Dibahas

“Vaksinasi hadir untuk memberikan kekebalan tubuh masyarakat agar terhindari dari penularan Covid-19, karena cara itu yang dirasakan efektif di samping mematuhi protokol kesehatan ketika beraktivitas di luar rumah,” sebutnya.

Sementara itu, Kapolres Mura AKBP I Gede Putu Widyana menyampaikan, sudah mempersiapkan personel untuk pengamanan rute mobilisasi vaksin.

“Mohon bantuan dari tokoh agama, tokoh masyarakat untuk memberikan pemahaman yang benar tentang vaksin,” tutupnya. (Lulus/beritasampit.co.id).