395 Pejabat Eselon Resmi Dilantik, Ini Harapan Bupati Mura

LULUS/BERITA SAMPIT- Bupati Mura Perdie M Yoseph saat melantik 395 pejabat pimpinan tinggi pratama lingkup Pemkab Mura.

PURUK CAHU – Bupati Murung Raya (Mura) Perdie M Yoseph melantik 395 pejabat pimpinan tinggi pratama, adminitrastor dan pengawas dilingkup Pemkab Mura, yang dilaksanakan di Gedung Olahraga (Gor) Futsal Tanah Malai Tolung Lingu Alun-Alun Jorih Jerah Kota Puruk Cahu, Jumat 8 Januari 2021 sore.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Mura, Rejikinoor, Ketua DPRD Mura, Doni, Wakapolres Mura, Kompol Irwanda, Danramil 1013-07/ Puruk Cahu, Lettu M Sahroni serta kepala OPD lingkup Pemkab Mura.

Dari 395 pejabat yang dilantik ini terdiri dari 15 orang Eselon IIb, 37 orang Eselon IIa, 73 orang Eselon IIIb, 250 orang Eselon IVa dan 20 orang Eselon IVb.

BACA JUGA:   Ini Hasil Capaian Kinerja Polres Mura Sepanjang Tahun 2020

Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Mura, Lentine Miraya mengatakan, pelantikan hari dilakukan sebagai tindaklanjut dari hasil kelembagaan Perangkat Daerah Kabupaten Mura yang dilakukan oleh Provinsi Kalteng dimana terdapat perangkat daerah yang mengalami perubahan tipelogi.

“Tujuannya sebagai wadah pembinaan karir pegawai dalam konteks managemen kepegawaian guna mewujudkan sumber daya aparatur sipil negara yang berkualitas, mempunyai etos kerja yang tinggi dan berjiwa melayani sebagai kapasitas abdi negara dan abdi masyarakat,”Tuturnya.

Sementara itu, Bupati Mura Perdie M Yoseph saat memberikan sambutan sebelum melakukan pengukuhan menyampaikan bahwa, mutasi dan promosi jabatan, alih tugas atau pergantian pejabat dalam jabatan tertentu di jajaran pemerintah adalah hal wajar dilaksanakan.

BACA JUGA:   PT IMK Gelar Pelatihan Pengolahan Makanan Berbasis Potensi Lokal

“Hal itu merupakan dinamika organisasi yang dilakukan oleh pemimpin guna penyegaran, pembinaan maupun pengembangan karir aparatur sesuai dengan tuntutan tugas yang diembankan,” Ungkap Perdie.

Dikatakannya, Mutasi yang dilakukan tentunya mempertimbangkan kriteria kepantasan atau kelayakan seorang aparatur untuk duduk dalam jabatan tertentu, dan merupakan perpaduan antara karakteristik jabatan dan kompetensi yang dimiliki oleh pejabat yang memangku jabatan tersebut.

“Bekerjalah dengan sungguh-sungguh dan penuh rasa tanggung jawab, yang dilandasi dengan itikad baik dan pengabdian yang tinggi,” Pinta orang nomor satu di bumi Tanah Malai Tolung Lingu itu.

(Lulus/beritasampit.co.id)