Pertanian Menempati Posisi Sentral, Bupati : Kita Dukung dan Optimalkan

IST/BERITASAMPIT – Bupati Kobar Hj Nurhidayah bersama sejumlah dinas terkait, saat mengikuti Rakernas secara vrtual di Rauang Rapat Setda Kobar.

PANGKALAN BUN – Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah mengikuti rapat kerja nasional (rakernas) pertanian tahun 2021 secara virtual pada Senin kemarin di ruangan Rapat Setda Kobar.

Dalam arahnya Presiden RI Joko Widodo, menyampaikan, dalam kondisi pandemi Covid-19, sektor pertanian menempati posisi yang semakin central.

“Kita tahu, WHO memperingatkan potensi terjadinya krisis pangan akibat pembatasan mobilitas warga dan bahkan distribusi barang antar negara, hati-hati mengenai ini,” kata Presiden.

Presiden meminta agar pengelolaan yang berkaitan dengan pangan agar betul-betul ditangani dengan serius, terutama yang berkaitan dengan komoditas pertanian impor seperti kedelai, jagung, gula, bawang putih dan beras.

BACA JUGA:   Polsek Arsel Aktif Patroli di Titik Rawan Karhutla

Sementara itu, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, Rakernas digelar dalam rangka penyusunan program kerja Kementerian Pertanian tahun 2021.

“Arah pembangunan pertanian tahun 2021 adalah pertanian maju, mandiri, dan modern,” kata Mentan.

Ia mengatakan, arah pembangunan Kementerian Pertanian adalah meningkatkan produktivitas beserta program pendukung terkait peningkatan produktivitas, dan diversifikasi pangan.

“Setiap provinsi harus ada pangan lokal seperti pisang, sagu, dan sorgun,” kata Mentan.

BACA JUGA:   Ahmadi Riansyah : Gedung Serba Guna Bisa Menambah Pendapatan Asli Daerah

Terpisah Bupati Kobar Hj Nurhidayah mengatakan mendukung arah kebijakan pembangunan Pertanian yaitu pertanian maju, mandiri dan moderen yang telah diarahkan presiden.

“Arah kebijakan menjadi pedoman untuk bertindak cerdas, tepat dan tepat untuk mencapai kinerja yang lebih maju sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo diantaranya, yakni mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki dengan kemandirian Nasional dan lokal, memanfaatkan kekinian teknologi atau modernisasi dan mekanisasi dan korporasi dari hulu sampai hilir pengembangan pertanian,” ungkap Bupati Hj Nurhidayah.

(man/beritasampit.co.id).