Wabup Sukamara : Efek Samping Vaksinasi Covid-19 Seperti Imunisasi Biasa

PENERIMAAN : ENN/BERITA SAMPIT - Wakil Bupati Sukamara Ahmadi saat menerima kedatangan Vaksin Covid-19.

SUKAMARA – Wakil Bupati (Wabup) Sukamara Ahmadi menjelaskan mengenai potensi terjadinya efek samping dalam pemakaian vaksin Covid-19 termasuk untuk Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

Menurut Ahmadi, dari hasil uji klinis terakhir terlihat kontra indikasi setelah vaksinasi sangat kecil, kurang dari satu persen.

“Yang kita baca di literaturnya, seperti vaksinasi biasa, mungkin ada sedikit demam ada juga yang tidak kemudian pegal-pegal di daerah yang terkena suntik itu, seperti imunisasi biasa,” jelas Ahmadi usai menerima kedatangan vaksin Covid-19, Selasa 12 Januari 2021.

BACA JUGA:   Media beritasampit.co.id Terima Reward dari Polres Sukamara

Untuk menyakinkan masyarakat jika vaksin Covid-19 yang didatangkan oleh pemerintah tersebut aman, Ahmadi menyatakan siap menjadi orang pertama yang menerima suntikan vaksin.

Hal itu, menurut Ahmadi menjadi penjawab atas keresahan masyarakat yang menyatakan ketakutannya terhadap efek samping vaksin Covid-19.

“Kita lihat banyak berita yang beredar rata-rata itu semua adalah hoax,” sambung Ahmadi.

BACA JUGA:   Tangani Covid-19, Pemkab Sukamara Kucurkan Rp 10 Miliar

Dalam kesempatan itu, Ahmadi juga mengajak masyarakat untuk ikut mensukseskan program vaksinasi Covid-19 agar dapat memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.

“Mari kita sukseskan vaksinasi ini, karena bukan hanya Indonesia saja yang melakukan vaksinasi tapi dunia secara global,” tukas Ahmadi. (enn/beritasampit.co.id).