Vaksinasi Covid-19 di Kalteng Dimulai dari Palangka Raya dan Pulang Pisau

IST/BERITA SAMPIT - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng dr. Suyuti Syamsul saat menyampaikan lapiran di Halaman Kantor Gubernur Kalteng

PALANGKA RAYA – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng dr Suyuti Syamsul mengatakan Vaksinasi Covid-19 Tahap 1 di Kalimantan Tengah akan dilakukan di dua Daerah yaitu Palangka Raya dan Pulang Pisau sebanyak 4.462 sasaran.

“Untuk Bulan Januari akan dilakukan pada dua daerah yaitu Kota Palangka Raya dan Kabupaten Pulang Pisau sebanyak 4.462 sasaran. waktu pelaksanaan vaksinasi covid-19 tahap 1 dengan estimasi yaitu bulan Januari sampai April 2021,” ungkap dr. Suyuti Syamsul saat kegiatan pencanangan pemberian vaksin Covid-19 yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kalteng di Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Tengah. Kamis, 14 Januari 2020.

BACA JUGA:   Polsek Bukit Batu Canangkan Gereja Tangguh Covid-19

dr. Suyuti menjelaskan mengenai jumlah sasaran berdasarkan data dari kementerian kesehatan sebanyak 19.927 orang dengan jumlah vaksin yang diperlukan sebanyak 39.845 vial vaksin untuk dua dosis pemberian bagi tiap sasaran.

Vaksinasi ini diharapkan mampu meningkatkan kekebalan individu dan kelompok serta menjaga kesehatan masyarakat sehingga dapat memutus rantai penularan covid-19.

Ia juga menambahkan pada tahap selanjutnya untuk petugas pelayanan publik, tokoh agama dan masyarakat. Jumlah fasilitas pelayanan kesehatan yang terlibat dalam pelaksanaan vaksinasi covid-19 sebanyak 230 fasyankes terdiri dari 204 puskesmas, 18 rumah sakit, 8 klinik, jumlah vaksinator yang terlatih sebanyak 250 vaksinator.

BACA JUGA:   Kinerja ORI Dikritik, Olly Suryono : Anggota ORI Harus Berkualitas

Pelaksanaan vaksinasi akan melibatkan semua tenaga kesehatan yang ada difasyankes. penyelenggaraan kegiatan ini dimaksud sebagai wahana untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat publik akan keamanan dan kehalalan vaksin yang digunakan, serta mensosialisasikan kegiatan vaksinasi covid-19.

“Sudah ada rekomendasi dari MUI menyatakan vaksin halal untuk digunakan. Sedangkan untuk izin edar pemakaian vaksin juga sudah mendapatkan persetujuan dari Badan POM,” jelasnya.

(Hardi/Beritasampit.co.id)