Jadi Kurir Sabu, Seorang Ibu Rumah Tangga Ditangkap Polisi

KUALA PEMBUANG – Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Seruyan menangkap seorang ibu rumah tangga berinisial PS (38), warga Jalan M. Hatta RT.016/RW.004, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Terbongkarnya peredaran sabu-sabu ini bermula dari informasi masyarakat, pada Senin 11 Januari 2021 sekitar pukul 07.00 WIB.

Kapolres Seruyan AKBP Bayu Wicaksono, melalui Waka Polres Kompol Imam Riyadi mengatakan, berdasarkan pengakuan tersangka, dirinya telah melakukan hal itu sejak tiga bulan yang lalu sebanyak tiga kali. “Jadi satu bulan itu satu kali dan sudah tiga kali,” ujarnya.

Pelaku sendiri sejatinya sadar bahwa apa yang dirinya lakukan itu adalah sebuah kesalahan, akan tetapi karena desakan kebutuhan ekonomi untuk menghidupi kedua orang anaknya dirinya rela melakukan hal tersebut.

BACA JUGA:   Satlantas Polres Seruyan Intensif Imbau Warga Gunakan Masker

“Karena sudah bercerai dengan suami, dia harus menghidupi anaknya, terlebih dia juga kerjanya serabutan kadang bisa jadi tukang cuci dan lain-lain,” tambahnya.

Ia menjelaskan, saat ini pihaknya juga tengah melakukan pendalaman dan penyelidikan terhadap seseorang yang sudah dikantongi namanya dan diduga sumber dari barang haram tersebut.

Sementara itu, Kasat Reskoba Iptu Supriyono menambahkan penangkapan dilakukan setelah mendapat informasi tersebut, anggota Satreskoba langsung melakukan penyelidikan ke lokasi tersebut. Sekitar pukul 12.30 WIB, terlihat sebuah mobil Avanza warna hitam dengan Nopol KH 1700 FE yang diduga milik pelaku.

BACA JUGA:   Curi HP, 3 Nelayan di Sampit Ditangkap

“Di bantu beberapa orang saksi dari warga setempat, kita mengamankan PS bersama seorang sopirnya. Kami langsung melakukan penggeladahan, hasilnya ditemukan barang bukti tiga paket terbungkus plastik klip bening berisikan butiran kristal yang diduga sabu-sabu dengan berat kotor 10,12 gram,” ujarnya.

Atas perbuatanya, pelaku disangkakan dengan Pasal 114 ayat (2) atau Pasal 112 ayat (2) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang  Narkotika. “Saat ini kami sedang melakukan rencana tindak lanjut. Diantaranya proses sidik dengan trap Pasal yang disangkakan, cek atau memeriksa kandungan Kristal yang diduga sabu tersebut,” pungkasnya. (ASY)