Bantu Warga Terdampak Banjir di Kalsel, PMII: Terima Kasih Warga Sampit

PENGGALANGAN DANA : IST/BERITA SAMPIT - Para Aktivis PMII usai menggelar aksi penggalangan dana untuk warga terdampak banjir di Kalsel.

SAMPIT – Organisasi kemahasiswaan di Kotawaringin Timur terus bergerak melakukan penggalangan dana bagi warga terdampak banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel). Seperti yang dilakukan Pengurus Cabang (PC) Persatuan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia atau yang disingkat dengan PMII Cabang Sampit. Selasa, 19 Januari 2021.

Ketua PC PMII Sampit Dwi Sucianti mengatakan aksi penggalangan dana ini dilakukan dua hari sejak tanggal 18-19 Januari 2020, ia juga menyebutkan bantuan yang terkumpul dari masyarakat Kotim sebanyak Rp. 20.149.000,00 (Dua Puluh Juta Seratus Empat Puluh Sembilan Ribu Rupiah) dan akan segera disalurkan.

BACA JUGA:   Masuk Bursa Pencalonan Musda Golkar, Jhoni Abdi Optimis Penuhi Syarat
IST/BERITA SAMPIT – Salah satu aktivis PMII saat melakukan aksi penggalangan dana.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh relawan dan warga Sampit yang telah berdonasi membantu warga Kalsel yang terdampak banjir. Pihaknya, melakukan penggalangan dana selain door to door juga membagi dua titik tempat yaitu distadion 29 Nopember Sampit dan jalan tjilik riwut km 1.

“Pada seluruh masyakat Sampit, kami mengucapkan banyak Trima kasih atas kepedulian dan sumbangan. Semoga bantuan ini menjadi amal ibadah kita semua,” ujar Dwi Sucianti.

Hal serupa juga diungkapkan salah satu peserta aksi penggalangan Dana Muhamad Rizky, ia mengakui senang bisa ikut berperan membantu warga terdampak banjir di Kalsel. Hal ini menurutnya sebagai wujud kepedulian terhadap kemanusia.

BACA JUGA:   Buaya 4 Meter Muncul di Kebun Pisang Warga

“Gerakan ini bentuk kepedulian kita bersama untuk membantu saudara saudara kita yang terkena musibah banjir di Kalsel,” terangnya.

Sebelumnya, Pemerintah Daerah Kotawaringin Timur (Kotim), mengeluarkan izin resmi dengan merekomendasikan Palang Merah Indonesia (PMI) Kotim, sebagai wadah mengumpulkan donasi korban banjir di Kalimantan Selatan.

Selain itu, izin resmi juga dimiliki Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kotim, selaku organisasi yang bisa menjadi tempat mengumpulkan donasi dari masyarakat Kotim.

(Aci/beritasampit.co.id.)