Penghulu di Kapuas Lewati Jalur Sungai demi Nikahkan Warga

IST/BERITA SAMPIT - Penyuluh agama Islam Kemenag Kota Palangka Raya Muhammad Ansori menggunakan kelotok untuk menuju lokasi kegiatan penyuluhan

PALANGKA RAYA – Dalam memberikan layanan yang maksimal terkadang kondisi geografis Kalimantan Tengah sangat berpengaruh pada akses ke sejumlah daerah.

Layanan yang biasanya harus menembus berbagai kendala geografis adalah pencatatan nikah. Di beberapa kabupaten, penghulu pada Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan harus menempuh perjalanan yang relatif sulit, Senin 25 Januari 2021.

Seperti yang dilakoni Kepala KUA Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas, Nabchan. Dirinya mengaku seringkali harus menggunakan jalur sungai untuk melayani pencatanan nikah masyarakat setempat.

“Memang ada pilihan mau menikah di KUA atau di luar KUA. Nah, kalau di luar KUA ini saya beberapa kali harus menggunakan kelotok untuk menjangkau masyarakat,” kata Nabchan.

BACA JUGA:   Platform Klinik Bisnis Mampu Berdayakan Pelaku UMKM Kalteng

Nabchan menambahkan, faktor geografis tidak menjadi halangan bagi dirinya dalam menjalankan tugas. Kendati harus menempuh perjalanan jauh, ada kepuasan tersendiri yang dirasakan dirinya ketika dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Layanan prima Kementerian Agama melalui KUA tetap menjadi prioritas walau harus melalui rute yang jauh,” ucapnya.

Di tempat berbeda, penyuluh fungsional pada Kantor Kemenag Palangka Raya Ansori mengakui harus berjibaku dengan kondisi akses transportasi ke lokasi penyuluhan.

Diakuinya, semangat masyarakat yang mengikuti kegiatan keagamaan menjadi motivasi tersendiri baginya.

“Sesulit apapun akses ke lokasi pengajian atau penyuluhan, saya tetap bersemangat mendatanginya. Selain karena memang sudah menjadi tugas dan tanggung jawab, saya juga termotivasi dengan tingginya antusias masyarakat saat mengikuti pengajian,” kata Ansori.

BACA JUGA:   Kapolda Kalteng Launching Posko Covid-19

Ditempat yang berbeda, Kepala Kanwil Kemenag Kalimantan Tengah Abdul Rasyid memuji dedikasi dan komitmen pelayanan dari jajarannya.

Menurut Kepala Kanwil Kemenag Kalimantan Tengah Abdul Rasyid, sudah seharusnya seluruh aparatur Kemenag memiliki niat dan kesungguhan yang sama dalam melayani masyarakat.

“Aparatur Kemenag Kalimantan Tengah sudah seharusnya memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya. Saya mengajak kepada semua aparatur di seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Tengah untuk menjaga dan meningkatkan dedikasi tersebut,” terang Abdul Rasyid.

(Hardi/Beritasampit.co.id)