Korban Tersenggol Pikap, Ternyata Artis Dangdut

MENINGGAL : ARIFIN/BERITA SAMPIT - Korban kecelakaan tunggal perempuan itu terlihat kritis sebelum dilarikan ke RSUD dr Murjani Sampit.

SAMPIT – Korban kecelakaan tunggal tersenggol pikap di Jalan HM Arsyad sekitar Km 12 Kecamatan Mentawa Baru (MB) Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), ternyata artis dangdut.

Informasi dihimpun Berita Sampit, korban yang dikabarkan telah meninggal dalam perjalanan ketika dilarikan ke rumah sakit dr Murjani Sampit itu bernama Siti Juleha. Almarhumah merupakan putri Hair bertempat tinggal di Desa Ramban, Kecamatan Mentaya Hilir Utara.

Hal itu terungkap di media sosial (Medsos) Facebook Budi Ansyah. Di kolom komentar Budi Ansyah menyebutkan bahwa korban merupakan artis dangdut.

“Leha ah, kda ingat q nama orang tuhanya yg artis orgen tu inya dak tlak manggung (namanya leha, lupa nama orang tuanya, dia artis dangdut dan dia mau berangkat tampil),” ujarnya.

BACA JUGA:   Dua Hari Lapas Sampit Latih Petugasnya Gunakan Senjata Api di Markas Brimob

Selain korban artis dangdut, Budi Ansyah juga menyebutkan bahwa korban telah meninggal dunia.

“Mninggal udh bos ??? sdh d bwa k kmpung ramban (sudah meninggal, sudah di nawa ke kampung halaman Desa Ramban),” tambah dia.

Diwartakan sebelumnya, kronologi ketika kendaraan metik Beat bernomor polisi KH 5521 FU akan menyelip pikap yang ada di depannya.

Pada waktu bersamaan ada sebuah truk fuso melintas kecepatan sedang dan kendaraan itupun tersenggol pikap kemudian pengendara langsung terjungkal. Sedangkan kendaraannya, tertindih foto yang bermuatan.

Mengetahui ada kecelakaan tunggal tersebut, warga yang ada disekitar kejadian perkara berhamburan untuk melakukan pertolongan pertama pada korban.

BACA JUGA:   Warga Kaget Buaya Tiba-Tiba Muncul di Samping Rumah, Petugas Kesulitan Saat Evakuasi

“Informasinya, adik yang laki-laki itu berboncengan dengan kakak perempuannya, kakaknya itu mengalami kritis luka di kepala bagian belakang,” kata Ijai, seorang warga setempat ketika berada dilokasi kejadian, Sabtu 30 Januari 2021.

Ijai mengaku tidak mengetahui jelas identitas korban. Yang pastinya, kata dia, korban sempat mengaku kependudukan Bagendang, Kecamatan Mentaya Hilir Utara.

“Korban sudah dibawa ke rumah sakit Murjani Sampit untuk penanganan lebih lanjut, sebab, korban perempuan itu mengalami pendarahan di bagian kepala,” ujarnya kemudian berlalu.

(ifin/beritasampit.co.id)

(Visited 3 times, 1 visits today)