Pembangunan WFC DAS Arut Menumbuh Kembangkan Ekonomi Kerakyatan

PANGKALAN BUN – Pembangunan Water Front City (WFC) di Daerah Aliran Sungai (DAS) Arut Pangkalan Bun Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), kini sudah menampakan hasil menumbuh kembangkan pemerataan ekonomi kerakyatan bagi warga masyarakat baik di Kelurahan Mendawai/Mendawai Sebrang, Kelurahan Raja/Raja Sebrang dan Kelurahan Baru.

Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kobar Juni Gultom mengatakan, pembangunan WFC merupakan konektivitas antara infrastruktur perhubungan dengan pariwisata, yang bisa menghidupkan keramaian di sekitar bantaran sungai Arut, sehingga mampu memberikan dampak dan manfaat besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

BACA JUGA:   Usulan Mukhtarudin Dipenuhi Maskapai Citilink, Penerbangan Rute Pangkalan Bun Mulai Buka 10 April

“Bukan hanya itu, keterhubungannya dalam proyek infrastruktur susur sungai Arut ini bisa memicu pemerataan ekonomi di Kotawaringin Barat,” ujarnya, Senin 1 Februari 2021.

Upaya sinergi tersebut diharapkan Juni Gultom, bisa dilakukan dalam program yang lebih luas lagi. Imbasnya akan muncul banyak keterpaduan infrastruktur yang dibangun oleh Dinas PUPR Kobar.

Menurut Juni, selain bertujuan mewujudkan lalu lintas berkeselamatan, ini juga dimaksudkan untuk mempererat sinergi yang menjadi tulang punggung penyediaan sistem transportasi untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi sektor pariwisata susur sungai.

BACA JUGA:   Api Terus Menyala, Lahan Terbakar di Pangkalan Bun Mencapai 60 Hektare

“Oleh sebab itu, untuk mewujudkan perluasan integrasi tersebut, Dinas PUPR akan melanjutkan lagi pembangunan WFC dengan melibatkan sejumlah investor untuk mau menanamkan modal serta meningkatkan investasi, sehingga akan berdampak kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kobar,” pungkas Juni Gultom. (Man/beritasampit.co.id).