Usai 30 Menit Disuntik Vaksin Covid-19, Ini Perasaan Bupati dan Wabup Sukamara

BERSAMA : ENN/BERITA SAMPIT - Bupati Sukamara Windu Subagio usai disuntik vaksin Covid-19 bersama dengan petugas kesehatan.

SUKAMARA – Bupati Sukamara Windu Subagia dan Wakil Bupati Sukamara Ahmadi mengungkapkan reaksi setelah 30 menit disuntik vaksin Covid-19 pada Senin 1 Februari 2021.

Windu sebagian mengungkapkan bahwa tidak ada reaksi apapun termasuk rasa sakit pada bekas suntikan di lengan kirinya.

“Tidak sakit tidak merasakan sakit saat disuntik dan Alhamdulillah sampai 30 menit usai divaksin atau masa observasi tidak ada reaksi apa-apa,” kata Windu Subagio.

Sementara itu, Ahmadi yang merupakan orang kedua di di Kabupaten Sukamara justru merasakan kantuk setelah divaksinasi covid-19. Hal tersebut diungkapkannya setelah 15 menit penyuntikan vaksin dan menjani observasi oleh petugas kesehatan.

BACA JUGA:   Rehabilitasi Mangrove di Sukamara Capai 610 Hektar

“Setelah 15 menit disutik, yang saya rasakan hanya ngantuk saja, dan kepala terasa lebih ringan,” kata H Ahmadi.

Pada saat proses penyuntikan vaksin covid-19, Ahmadi mengaku tidak merasakan sakit sama sekali, dan tidak ada gejala lainnya yang muncul.

“Tidak ada sakitnya tadi, jadi nanti saat vaksinasi kepada tahap masyarakat lainnya jagan takut, karena kita juga sudah di vaksin, dan tidak mengalami gejala apa-apa,” ujar Ahmadi.

BACA JUGA:   Kalapas Sukamara: Pemberian Remisi Dapat Memotivasi Warga Binaan Jadi Lebih Baik

Sedangkan untuk pejabat lainnya seperti forkopimda dan Sekda Sukamara tidak merasakan gejala apa-apa setelah divaksin.

Hanya merasakan sedikit sakit di area suntikan. Setelah menjalani observasi selama 30 menit, mereka diperbolehkan pulang oleh petugas kesehatan yang menangani kegiatan vaksinasi.

(enn/beritasampit.co.id)