Rody Iskandar Ingatkan Warga Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Ilustrasi Kang Maman

PANGKALAN BUN – Juru Bicara Vaksin Covid-19 Rody Iskandar yang juga Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengatakan, sampai saat ini Program vaksinasi covid-19 di Kabupaten Kobar yang telah berlangsung sejak 2 Februari 2021, ternyata aman dari KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi ).

“Namun, saya mengimbau kepada masyarakat walaupun aman dari KIPI, kita semua harus tetap melaksanakan protokol kesehatan antara lain pakai masker, Mencucitangan pakai sambun dan Menghimdari kerumunan,” kata Rody Iskandar, saat dikonfirmasi beritasampit.co.id, Kami 11 Januari 2021.

Menurut Rody, dari hasil pemantauan dengan tim vaksinasi sejak digelar perdana vaksinasi covid-19, 2 Februari 2021 sampai sekarang belum ada yang melaporkan kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI).

BACA JUGA:   Tes Urine Dadakan, Tiap Pintu Toilet Dijaga

“Sesuai dengan intruksi dari pusat, semua yang sudah disuntik vaksin covid-19 selalu dipantau dan diminta melaporkan, apabila merasa mengalami kejadian ikutan atau efek sampingnya. Alhamdullilah belum ada laporan yang KIPI”,ujar Rody Iskandar.

Dijelaskannya, juga bagi masyarakat yang belum divaksinasi harus mengikuti kegiatan vaksinasi tahap kedua. Untuk tahap kesatu telah dilaksanakan vaksinasi kepada para tenaga kesehatan.

“Untuk itu masyarakat jangan takut dan ragu disuntik vaksin. Dan ingat kalau kita ingin sehat terhindar dari virus corona, jangan mudah percaya dengan informasi yang tidak benar sumbernya,” ungkapnya.

Sebelumnya seperti diketahui kegiatan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Kobar, sesuai tahapannya yaitu di tahap 1 ini dengan sasaran tenaga kesehatan dan penunjang difasyankes. Sampai 9 Februari 2021 sudah ada 1.970 nakes dan petugas pendukung yankes telah divaksin.

BACA JUGA:   Polisi Ungkap 4 Kasus Pencabulan di Kobar, 1 Pelaku Mengaku Pura-pura Mencari Ayam

Dan jumlah vaksin yang sudah diterima Dinkes Kobar 3.560 vial. Untuk yang sudah terpakai 1.820 Vial. Dan vaksinasi covid-19 akan dilaksanakan dalam 4 tahap. Yaitu tahap 1 dengan sasaran tenaga kesehatan dan penunjang difasyankes, tahap 2 dengan sasaran petugas pelayanan publik dan kelompok usia lanjut, tahap ke 3 dengan sasaran masyarakat rentan, serta tahap 4 dengan sasaran masyarakat dan para pelaku ekonomi.

“Jadi sekali lagi, saya menghimbau yang sudah disuntik vaksin covid-19 jangan merasa kebal kemudian terlena, tapi harus tetap keluar rumah pake masker,mencuci tangan pakai sabun dan menghindari kerumunan orang,”pungkasnya.

(man/beritasampit.co.id).