Warga Kritik Kawasan Wisata Ditutup, Tapi Ada Event Kotim Fair

IST/BERITA SAMPIT - Lokasi Kotim Fair dan Bazar UMKM yang di gelar kawasan pertokoan eks mentaya Sampit, Minggu 14 Februari 2021.

SAMPIT – Kebijakkan pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mencegah penyebaran Covid-19 dengan menutup sejumlah kawasan hiburan dan tempat wisata pada hari libur nasional sejak jumat 12 sampai 14 Februari, disambut baik masyarakat Kotim.

Namun, yang sangat disayangkan oleh masyarakat, ketika pemerintah setempat mengeluarkan surat edaran larangan liburan ketempat wisata, Pemda sendiri telah menggelar sebuah event bertajuk Kotim Fair dan Bazar UMKM.

“Astaga saya baru melihat surat edaran wisata ditutup, tapi malihat juga ada acara yang ini banyak juga pengunjungnya, hampir sama saja dengan tempat wisata orang yang datang. Kok yang mengeluarkan larangan tidak komitmen,” kritik Abdul salah seorang warga Sampit, Minggu 14 Februari 2021.

BACA JUGA:   Kapolda Kalteng Instruksikan Pulau Hanaut Prioritas Vaksinasi Covid-19, Camat: Kami Siap

Kritikan serupa juga diutarakan warga lainnya, seperti diungkapkan Cinta. Ia meminta pemerintah harusnya adil dalam menerapkan aturan, jika pada libur hari besar ada larangan ketempat wisata, seharusnya pemerintah juga bersikap bijak agar tidak menggelar event yang juga mengumpulkan masyarakat banyak.

“Kami sebagai masyarakat jadi bingung, melarang tapi mereka menggelar kegiatan yang juga mengumpulkan orang banyak,”kata Cinta.

BACA JUGA:   Warga Sambut Antusias Peluncuran Aplikasi Pendaftaran Vaksinasi Secara Daring di Kotim

Sebelumnya pada tanggal 9 Februari lalu, menindaklanjuti instruksi Menteri Dalam Negeri yang dikeluarkan tanggal 5 Februari tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro (PPKM).

Surat Imbauan Bupati

Pemkab Kotim melalui surat edaran Bupati Kotim, Supian Hadi, telah mengeluarkan penutupan tempat wisata dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Kotim.

(Cha/beritasampit.co.id)