Rimba Makmur Utama Ajarkan Pembuatan Peta Desa

BUAT PETA : IST/BERITA SAMPIT - Peserta Pelatihan Pemetaan Partisipatif terlihat sibuk membuat peta desa masing-masing.

SAMPIT – Pelatihan pemetaan partisipatif hasil kerja sama antara Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), dengan Lembaga Rimba Makmur Utara lanjut ke tahap praktik. Kali ini, peserta diajarkan langsung bagaimana cara pembuatan peta desa.

“Pelatihan pemetaan partisipatif tidak hanya sebatas materi bahkan praktik,” ujar Camat Pulau Hanaut Eddy Mashami melalui rilis yang diterima redaksi media siber beritasampit.co.id, Selasa 16 Februari 2021.

Ada dua nara sumber yang disiapkan untuk mengajarkan cara pembuatan peta. Hanya saja, kata Eddy, dalam hal ini masing-masing peserta membuat peta sendiri sesuai dengan wilayah desa masing-masing. Namun tetap dipandu ahlinya.

BACA JUGA:   Pemkab Kotim Kirim Bantuan ke Daerah Banjir

“Nara sumber ada dua orang, dua orang itu merupakan anggota Simpul Layanan Pemetaan Partisipatif Regional Kalimantan,” kata Eddy.

Dia berharap, melalui praktik itu peserta bisa memahami tentang informasi peta yang akan diolah, menyusun suatu perencanaan desa dalam bentuk peta, memperjelas tata ruang dalam wilayah desa untuk pembangunan desa yang berkelanjutan.

BACA JUGA:   Diduga Ilegal, Legislator Minta Aparat Selidiki Kasus Tambang Emas di Desa Tumbang Torung

Sekadar diketahui, peserta pelatihan pemetaan partisipatif terdiri dari pemerintah desa 1 orang, Ketua Masyarakat Peduli Api (MPA) 1 orang, karang taruna 1 orang, dan masyarakat desa 2 orang. Total 15 peserta.

Mereka merupakan perwakilan 3 desa yakni, Bantian, Serambut dan Satiruk di Kecamatan Pulau Hanaut. Kegiatan diadakan mulai 15-18 Februari 2021 bertempat di aula kecamatan setempat.

(ifin/beritasampit.co.id)