Festival Pantun Seloka Melestarikan Peninggalan Budaya Kotawaringin Barat

MAN/BERITA SAMPIT - Wakil Bupati Kotawaringin Barat Ahmadi Riansyah usai membuka Festival Seloka Perdana 2021, dan foto bersama dengan Pantia Penyelenggara dan 2 Pangeran Istana Kuning.

PANGKALAN BUN – Festival Pantun Seloka memiliki arti penting dan bermakna strategis dalam upaya menjaga, melestarikan dan sekaligus mewariskan peninggalan budaya Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), khususnya Seloka kepada generasi penerus.

Demikian disampaikan Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah, saat membacakan sambutan Bupati Hj. Nurhidayah pada acara pembukaan Festival Seloka di halaman Istana Kuning Pangkalan Bun. Kegiatan ini pertama kali digelar di Kabupaten Kobar oleh Dinas Kebudayaan (Dikbud) setempat, Selasa, 23 Febuari 2021.

Kegiatan yang dibuka Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah ini juga dihadiri 2 Pangeran Keraton Istana Kuning Pangkalan Bun, yakni Pangeran Arsyadinsyah dan Muasyidinsyah, serta Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Satra, Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalteng.

BACA JUGA:   Membagi Harta Gono-Gini Usai Perceraian Lebih Baik Melalui Pengadilan Agama

Dijelaskan Ahmadi, bahwa Pantun Seloka masuk dalam suatu rumpun pantun yang sudah terdaftar di dunia atau UNESCO. Pantun Seloka ini merupakan sarana budaya Indonesia, tinggal nanti disampaikan kepada pusat pembinaan bahasa dan sastra supaya Pemerintah Daerah kedepanya membuat peraturan tentang peraturan bahasa berupa Peraturan Bupati maupun peraturan daerah.

“Kegiatan ini merupakan salah satu potensi di bidang kebudayaan lokal di Kabupaten Kobar, karena itu perlu dijaga dan dipelihara. Lantaran budaya lokal tersebut menjadi sumber kekuatan industri kreatif yang jarang dimiliki oleh bangsa lain,” ujar Ahmadi.

BACA JUGA:   Bimtek Penguatan Kapasitas, Fraksi PDIP DPRD Kobar Gotong Royong Bersihkan Sungai Ciliwung

Menurut dia, kegiatan itu bukan sekedar tentang budaya atau pesan seni tapi tentang ikon daerah, karena Pantun Seloka satu-satunya yang ada di Kobar, yang mana kedepannya untukĀ  membesarkan Pantun Seloka ini.

“Untuk dikenal masyarakat banyak bukan hanya lokal di Kotawaringin Barat atau Kalimantan Tengah, bahkan seluruh Indonesia kita harus melakukan kegiatan-kegiatan festival yang lebih besar,” tambahnya.

Ahmadi Riansyah, atas nama Bupati Kobar Hj. Nurhidayah mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya Festival Pantun Seloka Tahun 2021. Dia berharap kerja sama yang baik dapat berjalan dengan lancar dan sukses. (Man/beritasampit.co.id).