LPTQ Kalteng Siapkan Kafilah Hadapi MTQ Nasional

IST/BERITA SAMPIT - Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Fahrizal Fitri saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalteng Sugianto Sabran terkait Rakorda LPTQ Se-Kalteng Tahun 2021, di Hotel Swissbell Danum Palangka Raya

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalteng Sugianto Sabran saat diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Fahrizal Fitri memberikan Sambutan sekaligus membuka secara langsung Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Se-Kalteng Tahun 2021, bertempat di Hotel Swissbell Danum Palangka Raya, Kamis 25 Februari 2021.

Dalam mengawali kegiatan tersebut Ketua Umum LPTQ Provinsi Kalteng Nuryakin dalam laporannya menyampaikan hal-hal berkenaan dengan pelaksanaan Rakorda LPTQ Tahun 2021, antara lain sebagai berikut.

Pertama, Perjalanan kepengurusan LPTQ Provinsi Kalteng, dibawah kepemimpinan Pengurus LPTQ Provinsi Kalteng periode Tahun 2019-2023, tentunya masih belum bisa berbuat banyak dan harus melakukan pembenahan guna mempertajam pengembangan rencana kerja LPTQ dan juga mengupayakan pelaksanaan MTQ/STQ yang di kalteng yang lebih baik dan terpercaya dalam rangka menjalankan amanat hasil MUSDA IX LPTQ Tahun 2018.

Kedua, pada Tahun 2020 yang lalu, seyogyanya LPTQ Provinsi Kalteng bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan melaksanakan penyelenggaraan MTQ XXX Tingkat Provinsi Kalteng.

”Akan tetapi karena saat itu situasi dan kondisi wabah pandemi Covid-19 sedang mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Bahkan Pemerintah Pusat pun telah mengeluarkan edaran terkait larangan untuk kegiatan yang mengumpulkan (berkerumunan) maupun interaksi yang melibatkan banyak orang. Sehingga mendekati hari H pelaksanaan, kegiatan MTQ tersebut harus kita batalkan atau ditiadakan,” ungkap Nuryakin.

Ketiga, meskipun MTQ Provinsi di Tahun 2020 dibatalkan atau ditiadakan dan ditengah keterbatasan, namun LPTQ Provinsi Kalteng tetap mempersiapkan Kafilah Kalteng untuk mengikuti penyelenggaraan MTQ Nasional XXVIII di Kota Padang Provinsi Sumatera Barat.

“Pada penyelenggaraan MTQ Nasional XXVIII di Kota Padang Provinsi Sumatera Barat tahun 2020 yang lalu, Alhamdulilah salah seorang peserta Kafilah Kalteng mampu meraih prestasi sebagai terbaik III Cabang Tilawah Golongan Remaja Putera Wahyu Andi Saputra dari Kabupaten Kotawaringin Barat,” lugasnya.

Pada kesempatan tersebut, Nuryakin mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas bantuan dan dukungan sepenuhnya terutama dari Gubernur Kalteng terhadap upaya peningkatan dan perkembangan kinerja LPTQ Provinsi Kalteng.

BACA JUGA:   Banjir Menyiksa Rakyat, Gubernur Kalteng Tolak Izin Tambang Baru

Sebagaimana diketahui, bahwa pada tanggal 7 September 2020 Gedung lama Sekretariat LPTQ Provinsi Kalteng mengalami musibah yakni terbakar akibat adanya arus pendek jaringan listrik. Adapun Gedung Sekretariat LPTQ yang baru sampai saat ini masih proses pengerjaannya.

“Kita berharap pembangunan Gedung Sekretariat LPTQ tersebut dapat segera diselesaikan sehingga dapat juga difungsikan untuk lebih menunjang kelancaran program kerja LPTQ Provinsi Kalteng sehingga akan datang yang nantinya juga akan menjadi Pusat pelatihan dan pembinaan generasi Qur’ani di Kalteng,” ucapnya.

Ditempat yang sama Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Fahrizal Fitri saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalteng Sugianto Sabran menyampaikan menyambut baik dan memberikan apresiasi atas diselenggarakannya Rakorda LPTQ se-Kalteng Tahun 2021.

Selain sebagai media untuk bersilaturrahmi, akan tetapi juga sebagai upaya LPTQ untuk saling melakukan pembenahan, penguatan, penataan dan bersinergi serta saling bekerjasama baik ditingkat Provinsi maupun Kabupaten dan Kota terutama untuk komitmen pembinaan yang lebih intensif dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusianya.

Beberapa hal disampaikan oleh Fahrizal Fitri pada Rakorda LPTQ se-Kalteng Tahun 2021 diantaranya Bahwa berdasarkan Keputusan Gubernur Kalteng Nomor 188.44/579/2019 tanggal 18 Desember 2019 tentang Penetapan Kota Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat sebagai Tempat Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an 31 Tingkat Provinsi Kalteng Tahun 2021 dan Kota Kuala Pembuang Kabupaten Seruyan sebagai Tempat Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an 32 Tingkat Provinsi Kalteng Tahun 2023.

“Namun sesuai Surat Bupati Kotawaringin Barat tentang penundaan terkait Kota Pangkalan Bun sebagai Tuan Rumah MTQ Tingkat Provinsi Kalteng Tahun 2021 dengan alasan pemulihan perekonomian dan masyarakat pasca masa pandemi Covid-19. Oleh karena itu, saya berharap melalui Rakorda LPTQ ini, selain membahas berkenaan dengan Program Kerja maupun LPTQ juga nantinya membahas tentang Tuan Rumah Penyelenggaraan MTQ Tingkat Provinsi Kalteng yang dilaksanakan bulan November 2021,” jelasnya Fahrizal Fitri.

BACA JUGA:   Edy Pratowo Buka Festival Seni dan Qasidah VIII Tingkat Provinsi

Ia juga berharap agar LPTQ Provinsi Kalteng untuk selalu berkoordinasi dengan LPTQ Nasional sehingga terjadi sinkronisasi atau sinergitas kebijakan Nasional tentang pengembangan LPTQ serta peningkatan pelaksanaan MTQ/STQH di daerah.

Selain itu, Fahrizal menghimbau kepada seluruh peserta Rakorda LPTQ Tahun 2021, pasca ditetapkannya putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (RI) dan KPU Provinsi Kalteng, terkait hasil Pemilukada Gubernur Kalteng-Wakil Gubernur Kalteng dan Bupati Kotawaringin Timur – Wakil Bupati Kotawaringin Timur untuk tetap senantiasa menjaga kerukunan, persatuan dan kesatuan serta persaudaraan, agar kehidupan bermasyarkat di Kalteng senantiasa harmonis dan damai guna bersama-sama mewujudkan Kalteng semakin Berkah.

Mengingat pandemi Covid-19 masih berlangsung, mengajak sekaligus menghimbau kepada seluruh peserta dan umumnya masyarakat Kalteng, agar senantiasa menjaga kesehatan dan berupaya meningkatkan kekebalan atau imunitas tubuh dengan berolahraga, mengatur pola makan, biasakan mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak seraya memohon perlindungan dan keselamatan kepada Allah SWT, sehingga masyarakat Kalteng segera terlepas dan bebas dari pandemi Covid-19.

Terakhir disampaikan oleh Fahrizal Fitri, dalam penyelenggaraan MTQ/STQH bidang perhakiman juga harus senantiasa disesuaikan dengan kebutuhan Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat Provinsi dan Nasional serta upayakan pengkaderan maupun pendalaman kompetensi Dewan Hakim, sehingga perlu diadakan semacam orientasi atau pelatihan sebelum MTQ/STQH dilaksanakan, karena Dewan Hakim harus berkompeten dan memiliki integritas serta menguasai bidang keahliannya masing-masing.

Turut hadir Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalteng Abdul Rasyid, Plt Kepala Biro kesejahteraan masyarakat Setda Provinsi Kalteng Achmad Hairudin, Ketua Penyelenggara Rakorda LPTQ Syahrudin, Ketua Majelis Ulama Indonesia Provinsi Kalteng Khairil Anwar serta seluruh peserta Kabupaten dan Kota.

(Hardi/Beritasampit.co.id)