Antisipasi Karhutla, Ini Tugas Semua Camat Dari Wabup Katingan

ANNAS/BERITA SAMPIT - Wakil Bupati Katingan Sunardi N.T Litang.

KASONGAN – Dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Katingan, Wakil Bupati (Wabup) Sunardi N.T Litang, harap semua Camat bisa koordinasi dengan semua elemen di wilayah kecamatan masing-masing, baik TNI/Polri ataupun pihak terkait lainnya untuk bisa saling bahu membahu dalam menghadapi Karhutla pada tahun 2021 ini.

Sunardi mengatakan, saat ini pemerintah daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Katingan juga mempunyai alat untuk memantau titik hotspot, dan pemerintah daerah selalu bekerjasama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Kalimantan Tengah.

BACA JUGA:   Lagi, Pengedar dan 54 Paket Sabu-sabu Diamankan Polisi di Katingan Tengah

“Jadi data tersebut kita share. Dan Alhamdulillah, sampai saat ini masih bisa kita tangani titik api, tetapi masih berskala kecil kebakaranya. Mudah-mudahan di Kabupaten Katingan diharapkan tahun depan Karhutlanya tidak sebesar tahun kemarin bahkan bisa menurun, itu harapan kami,” kata Sunardi, kepada beritasampit.co.id, Selasa 2 Maret 2021.

Dari sisi peralatan, menurutnya saat ini pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Katingan sudah mempunyai 5 unit mobil tangki air serta peralatan pendukung lainnya.

“Kemudian, di tahun 2020 kita sudah beli mesin pompa portabel yang harganya cukup mahal yaitu sebanyak 10 unit. Sehingga ini diharapkan bisa semakin maksimal untuk melakukan pemadaman di lahan-lahan terutama di wilayah kecamatan yang ada di Kabupaten Katingan,” ungkapnya.

BACA JUGA:   Brak! Dua Pengendar Motor Tewas di Tikungan Bukit Batu

Pemerintah Kabupaten Katingan juga masih berupaya meminta izin kepada Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup dalam pengunaan dana agar diizinkan membeli alat berat seperti Ekskavator.

“Tentunya alat berat ini diharapkan untuk melakukan antisipasi Karhutla di lokasi lahan gambut untuk melakukan sekat bakar. Jadi kita lakukan sekat bakar, seandainya sudah dikendalikan titik api,” pungkasnya. (Annas/beritasampit.co.id).