Jabatan Hanya Amanah, Irawati Tetap Jalankan Tugas Sebagai Istri dan Ibu

IST/BERITA SAMPIT - Wakil Bupati Kotim, Irawati S.Pd

SAMPIT – Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Irawati menjadi orang nomor dua di Pemerintahan, tidak membuat dirinya lupa akan tanggungjawabnya sebagai sosok seorang istri dan juga ibu dari anak-anaknya.

Setiap hari, ia selalu menyempatkan diri menjalankan tugasnya sebagai seorang istri dan ibu, baik memasak sendiri, menyiapkan sarapan untuk suami dan anaknya hingga membersihkan rumah bahkan menyuci baju sendiri dilakukan seperti biasa.

“Sebagai seorang ibu dalam keluarga, saya tetap menjalankan tugas dan tanggungjawab seorang istri,” kata Irawati, saat di konfirmasi beritasampit.co.id, Selasa 02 Maret 2021.

Menjadi pemimpin merupakan sebuah kebanggaan baginya, namun titipan ini juga merupakan sebuah amanah yang berat yang harus dipertanggung jawabkan baik di dunia maupun akhirat.

BACA JUGA:   Laksanakan Program KRPL, Kelompok Wanita Tani Akan Dibantu Rp 60 Juta

“Akan merasa berat jika menelaah kebelakang, sanggupkah saya mengemban amanah ini,” ucapnya.

Dirinya juga ingin menunjukan bahwa perempuan tidak harus berdiam diri, namun juga memiliki inisiatif sendiri dalam membuat sebuah terobosan.

“Apa yang dikerjakan laki-laki, insya allah kita juga bisa kerjakan,”ujarnya

Lulusan STM Jurusan Otomotif Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan ini, memang bukan tipe wanita yang feminim. Namun dengan ketomboyannya inilah menjadikan Irawati, sebagai sosok pemimpin perempuan yang teguh dan gigih.

Ingin berbuat dan bermanfaat bagi orang banyak, itulah tekatnya, dan salah satu yang menjadi misinya yakni bisa memberikan perannya untuk membina kalangan ibu-ibu rumah tangga bisa mandiri.

BACA JUGA:   Menuju E-LTE, Polres Kotim Bersama Dishub Pasang CCTV di Simpang Empat Jalan

“Saya ingin memberikan bekal keterampilan yang mampu menambah penghasilan serta pengetahuan ibu-ibu rumah tangga khususnya di pedesaan,”paparnya

Selain itu, saudara bungsu mantan Bupati Kotim, Supian Hadi ini, juga berkeinginan anak-anak jalanan bisa mendapatkan perhatian ekstra, baik itu pembinaan belajar hingga jaminan pendidikan oleh pemerintah.

“Saya juga berkeinginan, bisa membangun rumah singgah untuk korban kekerasan perempuan dan anak. Semoga ini bisa terwujud, sehingga kita bisa memberikan perlindungan kepada mereka yang membutuhkan,”tandasnya.

(Cha/beritasampit.co.id)