Pemprov Kalteng Komitmen Cerdaskan Kehidupan Bangsa, Ini Caranya

HARDI/BERITA SAMPIT - Sekretaris Daerah Kalteng Fahrizal Fitri saat diwawancara awak media.

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) komitmen mencerdaskan kehidupan bangsa melalui aktivitas Membaca dan Literasi. Hal ini dibuktikan dengan pelaksanaan kegiatan Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat (PILM) di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng, Selasa 2 Maret 2021.

Kegiatan ini dihadiri Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran yang diwakili Sekretaris Daerah, Fahrizal Fitri. Menurutnya, mencerdaskan kehidupan bangsa menjadi tugas bersama, sesuai pembukaan undang­-undang dasar 1945 pada alinea ke empat.

Fahrizal Fitri menyampaikan, bahwa untuk mewujudkan visi dan misi Kalteng BERKAH, khususnya dalam hal mempercepat sumber daya manusia yang cerdas, sehat dan berdaya saing diperlukan upaya bersama, yaitu dengan mengajak semua lapisan masyarakat Kalteng untuk membudayakan gemar membaca.

BACA JUGA:   Pelaksanaan Manajemen Kinerja Pemerintahan Kini Berbeda, Simak Ini Penjelasan Sekda Kalteng

Hal ini didukung dengan diterbitkannya Peraturan Gubernur Kalteng Nomor 58 Tahun 2020 tentang Pembudayaan Gemar Membaca, maka Provinsi Kalteng telah ikut berkontribusi dalam mewujudkan cita­-cita luhur bangsa Indonesia dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Fahrizal Fitri mengatakan untuk lebih mendorong Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat Kalteng diperlukan kerjasama dengan sesama stakeholder, seperti akademisi, perguruan tinggi, penggiat literasi, dan sebagainya, yang akan berperan aktif dalam mensosialisasikan aktivitas membaca dan literasi di Kalteng, baik melalui keluarga, satuan pendidikan dan masyarakat, sehingga tercipta SDM yang cerdas, kreatif dan inovatif untuk Kalteng yang semakin BERKAH.

“Saya harapkan kegiatan ini tidak hanya sebatas seremonial, tetapi benar­-benar diimplementasikan. Untuk itu, kepada Bupati dan Wali Kota agar segera melakukan langkah­-langkah proaktif dalam mendukung Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat di kabupaten dan kota masing­-masing. Memperkuat dengan Peraturan Bupati dan Wali Kota untuk Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat melalui gerakan KALTENG MEMBACA yang sudah dicanangkan pada tahun 2020 di masing­-masing daerah,” jelas Fahrizal.

BACA JUGA:   Punya Keluhan Soal Pelayanan Publik, Segera Laporkan Ke Ombudsman

Hal ini juga dilakukan dengan meningkatkan sinergi dan koordinasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan juga sektor swasta di wilayah, dalam rangka mensosialisasikan budaya gemar membaca, dan melakukan inovasi dalam memperkuat Perpustakaan Desa untuk bertransformasi, sehingga dapat berbasis inklusi sosial dalam meningkatkan literasi masyarakat, sehingga Visi Kalteng BERKAH dapat terwujud. (Hardi/beritasampit.co.id).