UPR Komitmen Penuh Selenggarakan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka

IST/BERITA SAMPIT - Ketua Tim Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka Universitas Palangka Raya, Dr. Rudi Waluyo, ST., MT.

PALANGKA RAYA – Universitas Palangka Raya (UPR) komitmen penuh menyelenggarakan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) melalui implementasi Program Pertukaran mahasiswa Skema Permata Sari dan Nusantara Sistem Alih Kredit pada semester genap tahun ajaran 2020-2021.

Ketua Tim MBKM UPR Dr. Rudi Waluyo, ST., MT, mengatakan, bahwa UPR aktif mengikuti berbagai skema kegiatan pertukaran mahasiswa alih kredit, mulai dari Permata Sakti semester ganjil 2019/2020 sekarang ini ada Permata Sari, Permata Merdeka, dan kedepan ada Permata Budaya.

“UPR juga melakukan kegiatan pertukaran mahasiswa alih kredit secara internal dengan nama Permata ISEN MULANG, yaitu pertukaran mahasiswa alih kredit antar program studi dalam fakultas, dan antar program studi antar fakultas di lingkungan UPR,” tutur Dr. Rudi Waluyo, Selasa 2 Maret 2021.

BACA JUGA:   Habib Ismail Sampaikan LKPJ Akhir Masa Jabatan ke DPRD

Diungkap Ketua Jurusan Tekni Sipil UPR ini bahwa, pada Perjanjian Kerjasama (PKS) antar fakultas sudah ditandatangani dan disaksikan oleh Rektor UPR Dr. Andrie Elia, SE., M.Si.

“Kegiatan pertukaran mahasiswa alih kredit merupakan salah satu indikator kinerja utama perguruan tinggi yang menjadi target capaian yang akan dievaluasi di tingkat kementerian, demikian juga di internal UPR,” jelas Rudi.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi indikator kinerja utama program studi dan juga fakultas yang harus dicapai dan dipertanggungjawabkan kepada Rektor UPR.

BACA JUGA:   Japnas Kalteng Bawa Angin Segar Ditengah Pandemi Covid-19

Untuk diketahui program Permata Sari merupakan progam pertukaran mahasiswa secara daring yang diselenggarakan oleh Badan Kerjasama Perguruan Tinggi Negeri (BKS-PTN) Wilayah Barat yang diikuti oleh 33 Perguruan Tinggi Negeri.

Tujuan utama program tersebut adalah untuk menguatkan kompetensi dan memperluas pengalaman belajar mahasiswa dengan merasakan studi di PTN lain dalam menguatkan rasa kebangsaan dan cinta tanah air melalui interaksi antar budaya, dan mengembangkan jejaring dan kolaborasi diantara mahasiswa dari berbagai PTN di Tanah air. (M.Slh/beritasampit.co.id).