Pos Babinsa Hampalit Diresmikan Bupati Katingan Untuk Kepentingan Masyarakat

ANNAS/BERITA SAMPIT - Bupati Katingan Sakariyas, saat meresmikan Pos Babinsa Desa Hampalit, Rabu 3 Maret 2021.

KASONGAN – Pos Bintara Pembina Desa (Babinsa) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) Desa Hampalit Kereng Pangi, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan diresmikan pembangunannya oleh Bupati Katingan Sakariyas, Rabu 3 Maret 2021.

Turut hadir mendampingi pada peresmian tersebut, Dandim 1015 Sampit Letkol CZI Akhmad Safari, Wakapolres Katingan Kompol Arifin, Kepala Pengadilan Negeri Kasongan, Kejaksaan Katingan, Pabung 1015 Sampit/Kasongan, sejumlah kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, serta tamu undangan yang hadir.

Sakariyas menyampaikan ucapan terimakasih atas diresmikannya Pos Babinsa Desa Hampalit ini. Dan diharapkan pos ini selalu dijaga dengan baik dan benar, sebab pembangunannya adalah merupakan bagian dari kerjasama Pemerintah Daerah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) baik itu TNI/Polri, Tokoh masyarakat, masyarakat setempat serta pihak terkait lainnya.

“Saya bangga melihat hasil pembangunan ini dan tempatnya sangat strategis. Ini merupakan bagian dari kebersamaan kita, oleh sebab itu Pemerintah daerah dan Instansi vertikal harus saling bersinergi salah satunya melakukan pembinaan masyarakat di desa,” jelas Sakariyas.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Katingan sangat menginginkan adanya Komandan komando Distrik Militer (Dandim) di Katingan. Sehingga diharapkan pada tahun 2022 nanti Katingan sudah dibentuk Dandim dan sekaligus peresmiannya.

BACA JUGA:   Antisipasi Karhutla, Ini Tugas Semua Camat Dari Wabup Katingan

“Dibangunnya pos ini untuk membangun komunikasi yang baik antara TNI/Polri, Pemerintah Daerah serta Masyarakat. Saya juga berharap di tengah-tengah wabah Covid-19 ini agar semua masyarakat selalu disiplin protokol kesehatan. Perlu diketahui, di Katingan sampai saat ini sudah ada 350 orang yang terkonfirmasi Covid-19, dan meninggal ada 17 orang. sekali lagi saya harapkan harus disiplin protokol kesehatan,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Dandim 1015 Sampit Letkol CZI Akhmad Safari, mengatakan bahwa pos Babinsa ini merupakan aset yang bukan aset Kodim saja, akan tetapi merupakan aset negara. Sehingga keberadaannya untuk kepentingan masyarakat.

“Saya harapkan kepada semuanya untuk sama-sama menjaga dan merawat pos Babinsa ini sebagai saranan kegiatan baik itu untuk Pos Terpadu, PPKM, Karhutla maupun kegiatan lainnya dalam menjaga kestabilan situasi dan  keamanan di dalam masyarakat. Insya Allah, pos ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Saya mengucapkan terimakasih yang telah mendukung pembangunan Pos Babinsa Hampalit ini,” ungkapnya.

BACA JUGA:   Lasqi Katingan Gelar Seleksi, Sunardi Minta Harumkan Nama Daerah

Sementara, Perwira Penghubung Kodim 1015 Sampit/Kasongan Mayor Inf Supriyanto, melaporkan peresmian pembangunan pos Babinsa Desa Hampalit atas dasar  perintah Komandan Kodim untuk melakukan rehab karena dipandang dari luar sangat memprihatinkan.

“Saya teringat waktu pengamanan saat di Desa Hampalit dulu saat berjaya. Dengan berjalannya waktu dan kurang dipelihara, membuat kondisinya memprihatinkan. Oleh sebab itu, saya melakukan koordinasi dengan Bupati, dan melakukan rehab dengan anggaran Rp 150 juta,” ucapnya.

Lanjutnya, dibangunnya Pos Babinsa bisa menjadi tempat persinggahan, tempat Satgas Covid-19, Karhutla, PAM Terpadu baik saat Idul Fitri, Hari Raya Natal dan lain-lainnya. ” Saya juga mempunyai curhatan dari anggota Babinsa, bahwa bangunan ini sudah diresmikan tetapi isinya masih kosong. Dengan demikian, kami berharap dan membuka diri untuk menerima bantuan seperti tempat tidur, tempat kursi tamu. “Bantuan dari Kapolres seperti bisa memasang AC kami sangat menerima, begitu juga dengan pihak lainya.  Silahkan bagi yang ingin membantu,” pungkasnya. (Annas/beritasampit.co.id).