Penanganan Karhutla, Pemkab Kobar Siapkan Rp 2 Miliar

Man/BERITA SAMPIT – Kepala BPBD Kobar Tengku Ali Syahbana (kaos kuning) didampingi Kapolres Kobar AKBP Devy Firmansyah dan Dandim 1014 PBun, saat berada di Posko Satgas Karhutla KM 12.

PANGKALAN BUN – Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat telah menganggarkan sebesar Rp 2 Miliar, guna penanganan Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), selain itu Kobar juga akan mengusulkan bantuan anggaran dari Pemerintah provinsi Kalimantan Tengah.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar Tengku Alisyahbana bantuan dari pemrov Kalteng sendiri merupakan bantuan dari anggaran Dana Bagi Hasil (DBH) dari sektor kehutanan atau dana reboisasi.

Kendati demikian, mengingat masih terjadi Pandemi Covid-19 sehingga berdasarkan informasi bantuan tersebut mengalami refocusing anggaran.

“Usulan kepada pemerintah provinsi informasinya telah disetujui dan mendapatkan bantuan sebesar Rp 4 Miliar, namun bantuan tersebut bukan saja untuk penanganan kasus Karhutla saja, melainkan untuk penanganan kasus Covid-19 juga, sehingga dana itu di bagi, tetapi bantuan dari Provinsi yang paling besar untuk penanganan kasus Covid-19, “ujar Kepala BPBD Kobar.

BACA JUGA:   PT Kumai Sentosa Bebas, Kejari Kobar Kecewa

Selain itu ujar pria yang yang akrab disapa Bang Ale ini, syarat untuk mengajukan bantuan anggaran penanganan kasus Karhutla Harus ada penetapan status siaga karhutla. Dimana sejak tanggal 26 Februari hingga tanggal 27 Mei 2021 Kobar telah menetapkan status siaga bencana Karhutla.

“Setelah penetapan status juga penetapan sementara itu untuk untuk anggaran penanganan Karhutla sendiri, telah disiapkan anggaran sebesar Rp 2 Miliar, dan kami telah mengajukan bantuan dari pemerintah provinsi Kalimantan Tengah, ” kata Bang Ale, saat meninjau lokasi karhutla di km 12 kelurahan Mendawai Seberang,Sabtu,16 Maret 2021.

BACA JUGA:   Polisi Ungkap 4 Kasus Pencabulan di Kobar, 1 Pelaku Mengaku Pura-pura Mencari Ayam

Dijelaskan Bang Ale, pada saat kejadian Karhutla di ruas jalan Pangkalan Bun – Kotawaringin Lama, tim Satgas Penanganan Karhutla terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni dan Masyarakat Peduli Api, bekerja secara sinergitas, sehingga kebakaran tidak meluas kemana mana, saat ini Tim Satgas masih tetap berjaga di Posko km 12 kelurahan Mendawai Seberang.

“Alhamdulillah beberapa hari ini hujan mulai turun, namun demikian tim tetap siaga berjaga secara bergantian, tiap hari ada 100 personil gabungan yang berjaga di Posko, dan saat ini pun kami tengah membangun kanal dan Embung di lokasi lahan yang pernah terbakar, ” beber Bang Ale.

(man/beritasampit).