Satgas Covid-19 Mura Tegaskan Tidak Akan Keluarkan Surat Rekomendasi Kegiatan Kerumunan

IST/BERITA SAMPIT- Sekda Mura Drs. Hermon M Si Rakor bersama Forkompinda membahas Surat Edaran tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat

PURUK CAHU- Satuan Tugas (Satgas) percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Murung Raya (Mura) melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) pembahasan Surat Edaran tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat.

Dalam rakor tersebut disepakati, tim Satgas Covid-19 tidak akan mengeluarkan surat rekomendasi kegiatan kerumunan untuk mencegah penyebaran serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19, yang dilaksanakan di Gedung B Setda Mura, Senin 8 Maret 2021.

Dalam rapat koordinasi, yang dipimpin Drs Hermon, M.Si ini bertujuan untuk memperkuat visi misi dan menyamakan persepsi dalam mengantisipasi terjadinya kerumunan kegiatan masyarakat dengan melibatkan pihak Polres Mura, Kodim 1013/Mtw serta para Camat dan Lurah yang ada di Kabupaten Mura.

Hasil dari Rakor tersebut Satgas Covid-19 Kabupaten Mura menegaskan tidak akan mengeluarkan surat rekomendasi kegiatan masyarakat yang dapat memicu terjadinya kerumunan.

BACA JUGA:   Ketua DPRD Dorong Pemdes Tingkatkan SDM Masyarakat

“Satgas Penanganan Covid-19 dalam 3 minggu kedepan tidak akan mengeluarkan surat rekomendasi terhadap apapun bentuk kegiatan-kegiatan masyarakat yang sifatnya dapat memicu kerumunan yang berpotensi menyebabkan terjadinya penyebaran Covid-19,” ungkap Hermon yang juga sebagai ketua Harian Satgas Covid-19.

Dirinya juga menegaskan selama 3 minggu kedepan apabila massih ada masyarakat yang tetap melaksanakan kegiatan yang bersifat mengumpulkan orang banyak tanpa adanya surat rokomendasi, maka pihaknya melalui Tim Penegak Hukum (Gakum) Satgas Covid-19 Mura akan memberikan tindakan tegas pada tempat kegiatan tersebut berdasarkan laporan masyarakat.

“Hasil rapat yang telah dilaksanakan tersebut, kita akan memperkuat pemberlakuan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro hingga pada tingkat RT dengan melakukan pembatasan kegiatan sosial dan pergerakan masyarakat hingga pada 3 minggu kedepan dan akan terus dilakukan evaluasi,” jelasnya lagi.

BACA JUGA:   Tiga Jenderal "Menyerbu" PT IMK, Ada Apa Ya?

Disampaikannya juga, bahwa kebijakan tersebut disepakat mengingat jumlah yang terpapar covid-19 semakin bertambah hingga pada angka 995 total kasus yang terjadi, dengan laju pergerakan penularan yang cukup menjadi perhatian pihaknya.

“Kami berharap agar masyarakat bisa mendukung upaya Satgas Penanganan Covid-19 Mura dalam menekan penularan Covid-19 saat ini, bahkan pada lingkup pemerintahan selama 3 minggu kedepan kami tidak akan melaksanakan kegiatan rapat-rapat lagi,”Tandasnya.

(Lulus/beritasampit.co.id)