Sukamara Butuh 3000 Petani Kelola Lahan 1000 Hektar

LAHAN PERTANIAN : ENN/BS - Potensi lahan pertanian di Kabupaten Sukamara yang perlu pengelolaan secara maksimal.

SUKAMARA – Kabupaten Sukamara mampu mencapai swasembada pangan terutama beras, wilayah tersebut cukup fokus dalam mengelola lahan seluas 1000 hektar secara maksimal.

Hal itu diungkapkan Bupati Sukamara Windu Subagio yang mengatakan bahwa lahan 1000 hektar dengan sistem dua kali panen setiap tahun akan mampu membuat Bumi Gawi Barinjam swasembada beras.

“Potensi pertanian kita ada 3.761 hektar, cukup 1000 hektar saja dengan dua kali panen setahun dengan hasil 4 sampai 4,5 ton perhektar kita sudah swasembada,” kata Windu Subagio, Senin 8 Maret 2021.

BACA JUGA:   Sekolah Tatap Muka, Disdik Sukamara Tunggu Ijin dari Satgas Covid-19 

Dijelaskannya, dalam mengelola lahan pertanian seluas 1000 hektar juga diperlukan banyak SDM yang juga masih menjadi kendala di Kabupaten Sukamara, dimana jumlah penduduk khususnya petani masih sangat kurang di wilayah tersebut.

“Kalau 1000 hektar kita paling sedikit perlu petani itu 3 ribu orang, adakah kita petani sebanyak itu, itu yang menjadi tantangan kita saat ini,” jelasnya lagi.

Agar dapat memaksimalkan potensi lahan yang ada dengan keterbatasan SDM, maka mekanisasi lahan pertanian sangat diperlukan untuk mengurangi kekuarangan tenaga petani dilapangan.

BACA JUGA:   Begini Cara Lapas Kelas III Sukamara Rubah Persepsi Masyarakat Soal Lapas yang Seram

“Kalau dengan mekanisasi bisa akan membantu itu kanapa tidak, namun kita juga butuh petani yang betul-betul serius dalam mengelola lahan sawahnya, jangan mimpi bisa panen kalu orangnya tidak ada,” ucap Windu.

Untuk bisa mencapai swasembada pangan, semua pihak, baik para petani, dinas-dinas teknis seperti Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Sukamara, penyuluh pertanian dan pihak terkait lainnya harus bisa bekerja sama mewujudkan swasembada pangan.

(enn/beritasampit.co.id)