Wakil Bupati : Anak-anak di Sukamara Harus Bisa Baca Al-Qur’an

SERAHKAN : ENN/BS - Bupati Sukamara Windu Subagio saat menyerahkan buku rekening insentif guru mengaji.

 

SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten Sukamara terus berupa meningkatkan mutu pendidikan Al-Qur’an dengan menyekolahkan beberapa siswa hingga nantinya diharapkan dapat memberikan ilmu yang didapat ke anak-anak dengan menjadi guru mengaji.

“Kita juga konsen pada pendidikan-pendidikan Islam yang ada hubungannya dengan pengembangan Tilawatil Quran itu kita kuliahkan dan sekolahkan,” kata Wakil Bupati Sukamara Ahmadi, Senin 22 Maret 2021.

BACA JUGA:   Majelis Agama Harus Tanggap Aspirasi Masyarakat

Ahmadi menjelaskan bahwa saat ini sudah ada 5 orang yang telah lulus dari Institut Ilmu Al-Qur’an yang diharapkan menjadi guru mengaji anak-anak Sukamara dengan kualitas keilmuannya.

“Alhamdulillah sudah ada 5 orang yang lulus Institut Ilmu Al-Qur’an ada yang hafal 5 Juz, 10 juz dan 30 Juz dengan keilmuannya,” ucap Ahmadi.

“Inilah mereka yang nanti menjadi cikal bakal guru-guru mengaji di Sukamara dengan keilmuannya kita harapkan anak-anak Sukamara semua bisa baca Al-Qur’an,” lanjut Ahmadi.

BACA JUGA:   Karya Bakti TNI, Dandim 1014 Pangkalan Bun Bersama Bupati Sukamara Serahkan Rumah Layak Huni ke Warga Kelurahan Mendawai

Dalam upaya menyejahterakan guru ngaji Pemerintah Kabupaten Sukamara tahun i i menggelontorkan Rp 1.260 miliar untuk insentif 210 guri ngaji.

“Setiap guru ngaji nanti dapat gaji Rp 500 ribu sebulan jadi total Rp 6 juta setahun,” tukas Ahmadi.

(enn/beritasampit.co.id)