Semangat Pembangunan NURANI Saat Pandemi Covid-19 (Bagian 3)

Bupati dan Wakil Bupati Kobar, Nurhidayah - Ahmadi Riansyah (NURANI).

PEMERINTAH Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mendapat kepercayaan dari Maskapai Penerbangan Xpressair dengan rute Pangkalan Bun-Yogyakarta, dalam sektor pembangunan transportasi Bandara Iskandar Pangkalan Bun.

Selain itu, dalam kondisi pandemi Covid-19 yang membatasi setiap kegiatan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kobar tetap semangat melaksanakan pembagunan dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Menangani pandemi Covid-19, bantuan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng mulai datang berupa alat untuk mendiagnosa Covid-19, yakni Polymerase Chain Reaction (PCR).

Tidak beberapa lama kemudian, Laboratorium PCR berdiri di RSUD Sultan Imanuddin (RSSI) Pangkalan Bun. Untuk mempermudah tenaga kesehatan agar dengan cepat mengetahui sampel para pasien yang diperiksa.

Setelah Laboratorium PCR di RSSI Pangkalan Bun berdiri dan siap operasi, kemudian Bupati dan Wakil Bupati Kobar, Nurhidayah – Ahmadi Riansyah (NURANI) juga TP PKK Kabupaten Kobar segera bergantian membagikan puluhan ribu masker kepada masyarakat, sambil sosialisasi tentang pencegahan penularan Covid-19 kepada masyarakat.

Sekitar satu minggu (11 Agustus 2020) menjelang HUT Ke 75 Republik Indonesia, 17 Agustus 2021, Bupati Kobar Hj. Nurhidayah menggelar pembanguan Baju Seragam Sekolah Gratis (BSSG) dari tingkat SD/MI sampai SMP/MTS.

BACA JUGA:   HUT ke-20, Ini Harapan Demokrat Kobar

Pembagian baju seragam sekolah gratis waktu itu jumlahnya tidak banyak hanya untuk 5000 siswa SD/MI dan 4.500 siswa SMP/MTS Se-Kabupaten Kobar. “Harapan kita semua, dengan adanya program baju seragam sekolah gratis dapat meringankan beban para orang tua murid khususnya yang tidak mamu, semoga bermanfaat,” kata Bupati Hj. Nurhidayah, usai secera simbolis menyerahkan BSSG kepada anak-anak sekolah di SDN 8 Mendawai-Pangkalan Bun.

Ditengah rentetan pembangunan yang sedang dilaksanakan, tiba-tiba kabar duka merebak di masyarakat Kobar ketika Wakil Bupati Ahmadi Riansyah dikabarkan positif Covid-19.

Ahmadi Riansyah, pun langsung menyebarkan informasi dirinya terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil swab, 22 Juli 2020 melalui video yang berdurasi sekitar 3 menit. Diviral  dari akun Facebook pribadinya @Ahmadi Riansyah.

“Masyarakat Kobar yang saya cintai. Malam ini saya mendapat kabar dari hasil pemeriksaan PCR dari swab yang diambil sampelnya pada 21 Juli 2020, dan terkonfirmasi positif Covid-19,” ujar Ahmadi, yang beritanya juga ditayang di beritasampit.co.id.

“Saya terkonfirmasi Covid-19 tanpa gejala dan tanpa keluhan. Covid-19 ini bisa menjangkiti siapapun. Oleh karena itu saya imbau masyarakat untuk terus waspada dan selalu terapkan protokol kesehatan,” imbuh Ahmadi Riansyah.

BACA JUGA:   Debt Collector di Kobar Dibacok Saat Tagih Cicilan Mobil

Alhamdullilah, pada 18 Agustus 2020, Wabup Ahmadi Riansyah melalui Ajudannya Risal kembali mengumumkan dirinya telah sembuh dari posirtif Covid-19. “Selamat malam Bapak/Ibu, izin menyampaikan hasil swab Bapak Wabup mala mini Selasa,18 Agustus 2020 Alhamdullilah hasilnya negatid,” kata Risal melalui group WA.

Pengamatan penulis Wabup Ahmadi Riansyah bisa tertular diduga keras tertular lantara keseharain tugasnya waktu itu banyak turun ke lapangan. Bahkan pada pertengah Juni 2020, Ahmadi Riansyah langsung datang ke lokasi perumahan warga di Desa Kapitan Kumai, yang saat itu ada beberapa orang yang positif Covid-19.

Kunjungan ke Desa Kapitan yang saat itu sedang tegang, mengklarifikasi kabar yang ada di media sosial, bahwa Pemkab Kobar tidak melakukan langkah-langkah kebijakan dalam rangka penanganan satu keluarga terkonfirmasi positif COVID-19 itu tidak benar. “Pemkab Kobar, tidak pernah mengabaikan warganya yang terkonfirmasi Covid-19,” kata Wabup Ahmadi Riansyah. (BERSAMBUNG).