KIA Dibagikan, Pemkot Palangka Raya Semakin Permudah Pelayanan Publik

IST/BERITA SAMPIT - Kepala Dinas Dukcapil Kota Palangka Raya, Afendie, SH saat foto bersama dengan perwakilan orang tua yang menerima KIA.

PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) memberikan Kartu Identitas Anak (KIA) untuk mempermudah pelayanan publik seperti pendidikan, kesehatan, imigrasi dan transportasi.

Kepala Dinas Dukcapil Kota Palangka Raya, Afendie menyampaikan bahwa, melalui inovasi nampa kartu identitas anak itah (manakar antah) diharapkan jumlah anak didik yang wajib memiliki KIA dapat meningkat.

“Dengan adanya KlA dapat bermanfaat sebagai identitas diri dalam pemenuhan hak-hak anak dalam mempermudah pelayanan publik seperti pendidikan, kesehatan, imigrasi, transportasi dan perbankan. Bahkan akan ada diskon khusus bagi pemilik KIA di mitra yang bekerja sama dengan Pemkot Palangka Raya,” terang Afendie, Selasa 30 Maret 2021.

BACA JUGA:   Paskatu Hardinata Apresiasi Pemberian Daun Sungkai dari Lintas Organisasi

Jumlah KIA yang telah dicetak dalam program yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya tersebut, ungkap Afendie, ada sekitar 498 buah, berdasarkan data dari sekolah/gugus tugas dan yang telah diserahkan sebanyak 259 buah serta 239 buah belum didistribusikan.

“Saya berharap dari sekolah dan gugus tugas lainnya untuk segera menyampaikan data yang valid kepada kami. Semoga dengan inovasi dari Disdukcapil Kota Palangka Raya ini, masyarakat khususnya anak didik dapat lebih terbantu dan misi kami untuk membahagiakan lewat pelayanan adminduk dapat terpenuhi,” tuturnya.

BACA JUGA:   Pasien Sembuh Covid-19 Bertambah, Fairid Ingatkan Disiplin Prokes

Namun, mengenai beberapa KIA yang tidak bisa dicetak itu disebabkan ada beberapa hal, yakni anak belum punya akta kelahiran, kartu keluarga di luar domisili dan sudah memiliki KlA.

Dianjurkan untuk yang belum punya akta kelahiran agar segera mengurusnya ke Dinas Dukcapil. Sedangkan untuk yang KK di luar domisili agar mengurus KIA di tempat domisili serta untuk yang sudah memiliki KIA tidak dicetak ulang untuk menghindari duplikasi. (M.Slh/beritasampit.co.id).