Mulai Besok Denda Pelanggan PDAM Kotim Dihapus

JUN/BERITA SAMPIT - Direktur PDAM Tirta Mentaya Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Firdaus Herman Ranggan.

SAMPIT – Guna membantu dan meringankan beban para pelanggan, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mentaya Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menghapus denda bagi pelanggannya yang menunggak pembayaran rekening air di perusahaan air minum daerah tersebut.

Direktur PDAM Tirta Mentaya Kotim, Firdaus Herman Ranggan mengatakan, program ini akan dapat dinikmati oleh pelanggan selama satu bulan, yakni dari tanggal 1 April hingga 30 April 2021.

“Kami membutuhkan kerjasama dari pelanggan untuk dapat membantu meningkatkan kinerja PDAM melalui pembayaran tagihan. Untuk itu kami memberikan keringanan pada pelanggan yang memiliki tunggakan tagihan airnya dengan menghapus denda keterlambatan. Jadi pelanggan hanya membayar tagihannya saja,” jelas Firdaus, saat dibincangi beritasampit.co.id, di kantornya, Rabu 31 Maret 2021.

BACA JUGA:   Halikinnor Bernostalgia saat Bertugas di Kobes 19 Tahun

Firdaus mengatakan, sosialisasi dan pemberitahuan tentang penghapusan denda ini telah dilakukan dengan mengeluarkan surat keputusan yang di tanda tanganinya pada 15 Maret 2021 lalu. Untuk itu masyarakat tidak perlu khawatir lagi dengan denda atau tunggakan rekeningnya.

PDAM Kotim, lanjutnya, ingin berkontribusi meringankan beban masyarakat dengan penghapusan denda bagi pelanggan yang menunggak pembayaran rekening air pada PDAM Kotim. Adapun isi surat keputusan tersebut, yakni memberikan penghapusan denda bagi seluruh kelompok pelanggan pada PDAM Kotim.

BACA JUGA:   Stok Darah Golongan A Kosong, Dua Kades di Cempaga Ikhlas Donor Darah

Firdaus juga mengimbau kepada seluruh pelanggan, agar dapat memanfaatkan keringanan yang diberikan oleh PDAM Kotim ini dan meminta agar terus mengikuti imbauan pemerintah dengan terus menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19.

“Penghapusan denda diberikan kepada pelanggan yang menunggak dari tunggakan satu bulan dan seterusnya. Masa penghapusan denda diberikan dari 1 April hingga 30 April 2021. Setelah berakhirnya masa pemberlakuan ini, maka denda bagi pelanggan menunggak akan diberlakukan kembali,” katanya, sembari memantau jalannya vaksinasi bagi staf dan karyawan di perusahaan yang dipimpinnya. (Jun/beritasampit.co.id).