Cegah Penyimpangan, Bupati Barsel Sambut Baik Rakor dengan KPK

BUNTOK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan (Barsel) bersama Direktur Koordinasi dan Supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Wilayah III Kalteng, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Program Pencegahan Korupsi, Monitoring dan Evaluasi. Selasa, (6/3/2021) bertempat Aula kantor Bupati Barsel.

Bupati Barsel Eddy Raya Samsuri kepada beritasampit.co.id usai kegiatan tersebut mengatakan, rakor ini dilaksanakan oleh KPK RI untuk wilayah DAS Barito yakni Kabupaten Barsel, Barito Timur (Bartim), Barito Utara (Barut) dan Kabupaten Murung Raya (Mura).

Maka pada hari ini, untuk Kabupaten Barsel adalah daerah pertama di DAS Barito yang dilaksanakannya Rakor program pencegahan Korupsi, Monitoring dan Evaluasi.

“Selanjutnya usai melaksanakan kegiatannya di Kabupaten Barsel tim KPK akan melanjutkan kegiatan yang sama di Kabupaten Barut, Bartim dan terakhir di Kabupaten Mura,”Kata Eddy Raya Samsuri.

BACA JUGA:   Legislator Ini Sebut Penerimaan Pajak Pusat dan Daerah Belum Optimal

Orang nomor satu di kabupaten yang bertajuk Dahani Dahanai Tuntung Tulus Ini juga berharap, semoga kinerja monitoring pelaksanaan kegiatan kita untuk keuangan dan pelaksanaan pelelangan bisa terus dimonitor oleh pihak KPK.

“Termasuk juga, akan kinerja-kinerja yang lainnya bisa dicapai semakin lebih baik lagi ,”jelasnya.

Adapun salah satu kinerja yang kita dapat sambungnya, adalah terkait penyertifikatan tanah dan Barsel sendiri menempati peringkat pertama dimana sekitar Rp 13 miliar bisa diselamatkan.

“Bahkan pada tahun 2022 mendatang, oleh pihak KPK Barsel ditargetkan untuk menyertifikasi sekitar 500 hingga 600 hasil sertifikat dan inipun telah kita anggarkan berjalan dengan baik,”Jelasnya.

BACA JUGA:   Nelayan Gugat PT Seribu Barito, Dishub Barsel Turun Tangan

“Begitu juga terkait pelaporan, masalah-masalah kegiatan yang lainnya semoga kita bisa mendapatkan arahan dan selalu dipantau oleh KPK supaya kegiatan berjalan di Barsel. Terutama, terkait penggunaan anggaran APBD berjalan dengan lebih baik pula,”tukas Eddy Raya Samsuri.

Rakor program pencegahan korupsi, monitoring dan evaluasi antara Pemkab Barsel dan KPK tersebut dihadiri Bupati Barsel Eddy Raya Sammsuri, Sekretaris Daerah (Sekda) Barsel Eddy Purwanto, Asisten I, II, III Sekretariat Daerah (Setda) Barsel, seluruh Kepala SOPD Barsel, serta tamu undangan yang lainnya.

(Ded/beritasampit.co.id)