DPRD Kalteng Sorot PLN Sering Padam di Pulau Hanaut, Ternyata Ini Biangkeroknya?

RESES DEWAN : IST/BERITA SAMPIT - Jainudin Karim, anggota DPRD Kalteng Dapil II Kotim-Seruyan saat menggelar reses perseorangan di Desa Hanaut, Kecamatan Pulau Hanaut.

SAMPIT – Reses perseorangan anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Daerah Pemilihan (Dapil) II Kotim-Seruyan Jainudin Karim menyoroti kondisi PLN di Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Pasalnya, listrik sering padam tidak menentu bahkan hampir setiap hari.

“Masalah PLN di 14 desa di Kecamatan Pulau Hanaut sering terjadi mati hidup yang membuat warga desa, itu sudah jelas mengganggu aktivitas warga desa,” ucapnya melalui rilis yang diterima redaksi media siberĀ beritasampit.co.id, Jumat 9 April 2021.

BACA JUGA:   Bupati Kotim Ajak Warga Disiplin Prokes dan Biasakan Memakai Masker

Persoalan gangguan PLN itu terkuak pada saat reses perseorangan yang diselenggarakan mulai 5 dan 7 April 2021. Ada dua desa yang dijadikan sebagai tempat reses yakni, Hanaut dan Hantipan.

“Gangguan PLN itu disebabkan kurang daya listrik dan jalur Sutet (saluran tegangan tinggi) dari Bagendang, Kecamatan Mentaya Hilir Utara menuju Dusun London di Desa Hanaut, Kecamatan Pulau Hanaut sekitar 800 meter,” ujar Jainudin Karim.

BACA JUGA:   Waduh! Kasus Covid-19 di Kotim Kembali Melonjak

Dia menambahkan, persoalan PLN di Kecamatan Pulau Hanaut sudah lama namun belum ada solusi tepat, sehingga harus diadakan perundingan duduk bersama antara Pemkab Kotim dan Kalteng serta pihak PLN setempat.

“Diharapkan Pemerintah Kabupaten dan Provinsi Kalteng serta pihak PLN ada solusi untuk permasalahan listrik di 14 desa di Kecamatan Pulau Hanaut,” pungkasnya. (ifin/beritasampit.co.id).