Program 0 Jamban di Kobar Terus Berlanjut

PANGKALAN BUN – Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Juni Gultom mengatakan, program pembangunan 0 jamban di Kota Pangkalan Bun terus beranjut.

“Tahun ini 2021 target 200 jamban dan yang sudah dibongkar sekitar 50 jamban, disepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Arut Pangkalan Bun,” kata Juni Gultom dikonfirmasi beritasampit.co.id. Jumat 16 April 2021.

Menurut Juni Gultom, program 0 jamban merupakan langkah yang paling sederhana untuk menjaga kesehatan sekaligus mencegah penyakit. Yaitu hanya dengan melakukan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Dalam artiannya adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan atas dasar kesadaran masyarakat sebagai hasil pembelajaran yang menjadikan seseorang, keluarga, mampu menolong dirinya sendiri (mandiri) di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan,” kata Juni Gultom.

BACA JUGA:   Dandim 1014 Pangkalan Bun Bagikan THR ke Persit dan PNS Kodim

Dijelaskan Juni, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan cerminan pola hidup keluarga yang senantiasa memperhatikan dan menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga.

“Mencegah lebih baik daripada mengobati, prinsip kesehatan inilah yang menjadi dasar pelaksanaan Program PHBS, yang dapat dilakukan di rumah tangga, di tempat umum, di sekolah dan lingkungan masyarakat lainnya,” ujarnya.

Diakuinya, pada awal pertama menuangkan program 0 jamban, seperti di sekitar bantaran DAS Arut-Pangkalan Bun yang meliputi 4 Kelurahan, Kelurahan Mendawai, Mendawai Sebrang, Raja dan Kelurahan Baru Kecamatan Arut Selatan Kabupaten Kobar.

BACA JUGA:   Patut Ditiru, Begini Cara SMA Negeri 1 Pangkalan Bun Isi Bulan Ramadan

“Memang awalnya cukup sulit, tapi seteleh kerjasama dengan masing-masing kelurahan untuk mensosialisasikan pentingnya program 0 jamban, yakni tujuannya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat melalui akses pada sanitasi penggunan jamban sehat, akhir masyarakat dibantaran DAS Arut langsung mendukung terhadap pelaksanaan program 0 jamban,” imbuh Juni.

Pihaknya berharap program 0 jamban ditahun ini 2021 mudah-mudahan dalam pelaksanaannya berhasil dengan baik. Karena melalui sanitasi dapat mencegah timbulnya penyakit, sehingga menuju Kobar Sehat semakin terwujud.

(man/beritasampit.co.id).