Lima Desa Di Barsel Belum Teraliri Listrik

Kasi-Pemkab-Barsel

BUNTOK – Sebanyak lima desa di Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah (Kalteng), belum teraliri listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) maupun non PLN sehingga menjadi prioritas untuk diusulkan. Sementara yang belum ada akses jalan darat menuju ke jalan sentral, diusulkan PLTS (pembangkit tenaga Surya) terpusat.

“Kami tetap mengusulkan desa-desa yang belum tersambung jaringan PLN ini agar bisa tersambung, terutama desa-desa yang sudah memiliki akses jalan darat,” kata Kepala Sub Bagian ESDM dan Lingkungan Hidup pada Bagian Administrasi Perekonomian Sekretariat Daerah Barito Selatan, Hugo Y Nathanael, Selasa 20 April 2021.

Lima desa yang belum teraliri listrik, yakni Selat Baru Kecamatan Karau Kuala, Desa Sungai Jaya Kecamatan Dusun Hilir, Majundre Kecamatan Dusun Utara, Desa Maruga Kecamatan Gunung Bintang Awai dan Desa Muara Ripung Kecamatan Dusun Selatan.

BACA JUGA:   Akhirnya, Lima Desa di Dusun Hilir Bisa Nikmati Listrik 24 Jam

Hugo mengatakan, pihaknya berupaya menyampaikan usulan agar kelima desa tersebut nantinya bisa dialiri listrik, baik dari PLN maupun non PLN atau swasta. Sebab merupakan kebutuhan yang sangat vital bagi masyarakat demi kelancaran aktivitas sehari-hari, termasuk untuk mendukung peningkatan ekonomi masyarakat.

Seperti pada Desa Selat Baru hanya ada pembangkit listrik tenaga diesel atau PLTD swadaya desa. Pihaknya juga sudah mengusulkan agar dibangun pembangkit listrik tenaga surya atau PLTS terpusat pada 2018 lalu ke pemerintah provinsi.

BACA JUGA:   Realisasi Tanam Padi di Kecamatan Dadahup Ditarget 100 Persen

“Demikian halnya dengan Desa Sungai Jaya, Majundre, dan Desa Maruga juga sudah diusulkan PLTS terpusat pada 2018 lalu,” ucapnya.

Hugo menjelaskan, saat ini tercatat sebanyak 88 desa yang sudah teraliri listrik PLN maupun non PLN, 64 desa dialiri listrik dari PLN sedangkan 24 desa teraliri listrik non PLN.

Berdasarkan informasi, pada 2021 ini Desa Muara Ripung dan Dusun Malungai Dalam pada Desa Malungai Raya akan mendapatkan bantuan PLTS terpusat dari Korea yang rencananya akan beroperasi pada November 2021 nanti.

“Kita sangat bersyukur dengan adanya bantuan itu, sehingga jumlah desa yang belum teraliri listrik di Barito Selatan bisa berkurang jumlahnya,” tandasnya.

(BS-65/beritasampit.co.id)