62 Pasien Covid-19 di Palangka Raya Dinyatakan Sembuh

Wakil Wali Kota Palangka Raya Umi Mastikah.//Ist_Antara/Rendhik Andika.

PALANGKA RAYA – Wakil Wali Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, Umi Mastikah, mengatakan, 62 pasien COVID-19 dinyatakan sembuh dari paparan virus corona jenis baru tersebut.

“Jumlah pasien sembuh COVID-19 di Kota Palangka Raya sampai saat ini mencapai 4.589 orang setelah bertambah 62 pasien sembuh,” katanya, Senin 26 April 2021.

Meski demikian, dia tetap mengajak masyarakat di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah tersebut selalu menerapkan protokol kesehatan karena penyebaran Covid-19 masih tinggi.

“Apalagi sampai kemarin pun masih tercatat penambahan sembilan kasus positif Covid-19, sehingga akumulasi warga kita yang positif terjangkit virus tersebut mencapai 5.497 orang,” terang Umi Mastikah. Dilansir dari Antara.

Berdasar data Satgas Covid-19 Palangka Raya, di wilayah yang dikenal dengan sebutan Kota Cantik ini yang positif dan masih menjalani perawatan sebanyak 739 orang.

BACA JUGA:   Kalteng Tetapkan Status Darurat Bencana Banjir di Enam Kabupaten

Dari seluruh kasus Covid-19 yang ada, juga tercatat jumlah kematian pasien 169 orang, sedangkan masyarakat berstatus suspek tercatat 1.195 orang. Data tersebut  dihimpun dari seluruh wilayah Kota Palangka Raya mencakup lima kecamatan dan 30 kelurahan.

Bertambahnya kasus Covid-19 tersebut, lanjut Umi, juga bentuk keberhasilan tim kesehatan dalam melakukan penelusuran kontak erat antara masyarakat dengan pasien positif.

Sebagai upaya pemutusan rantai penyebaran Covid-19, Pemerintah Kota Palangka Raya melalui tim gugus tugas terus melakukan berbagai upaya mulai dari sosialisasi, deteksi dini, pengamanan, hingga penanganan kasus.

BACA JUGA:   PT. SEM Salurkan Bantuan Sosial Untuk Warga Terdampak Covid-19 dan Bencana Alam

Pemerintah Kota Palangka Raya mengajak masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya meminimalkan potensi dan mencegah mata rantai penyebaran Covid-19. Selain itu, mengajak warga turut menyukseskan vaksinasi Covid-19, terutama mereka yang menjadi sasaran dan masuk kriteria prioritas divaksin.

“Vaksin inilah yang kita tunggu lebih dari setahun sejak awal kasus COVID-19 terdeteksi. Mari sukseskan vaksin dan terapkan prokes secara ketat,” kata perempuan pertama yang menjadi wakil wali kota setempat itu.

(BS-65/beritasmapit.co.id)