KKP Kunjungi Kalteng Bahas Potensi Perikanan

IST/BERITA SAMPIT - Suasana saat KKP dan Dislutkan Kalteng bahas potensi perikanan perairan darat

PALANGKA RAYA – Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kunjungi Dinas Kelautan dan Perikanan (Kadislutkan) Provinsi Kalteng. Selasa 27 April 2021.

Kunjungan tersebut diterima langsung Kepala Bidang Perikanan Tangkap Arief Rakhman F, sedangan dari pihak KKP yang hadir adalah Cecep Ridwan Wahyuni, dan Poeji Soeparlan.

Cecep Ridwan Wahyuni menyampaikan maksud kedatangannya tersebut dalam rangka koordinasi pengelolaan perikanan perairan darat untuk mengumpulkan data dan informasi kondisi sumber daya ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia Perairan Darat (WPPNRI-PD) di Kalimantan Tengah.

“Ada beberapa hal diantaranya terkait potensi perikanan perairan darat di Kalimantan Tengah, yang sangat besar dimana 60 persen wilayah di Kalimantan Tengah didominasi perairan darat, sehingga KKP melakukan akomodir dan identifikasi sumber daya ikan di perairan darat Kalimantan Tengah,” ucapnya.

BACA JUGA:   Pemkot Palangka Raya Terima 45 sertifikat tanah dari BPN

Untuk mendapatkan informasi dan permasalahannya terkait pengelolaan sumber daya ikan di Kalimantan Tengah baik mengenai alat tangkap, nelayan, kapal untuk dilaporkan kepada atasan, ke depannya ada solusi yang didapatkan dari koordinasi antara KKP dan Dislutkan Provinsi Kalteng.

Dalam pertemuan tersebut, Arief Rakhman F menyampaikan, potensi perikanan perairan darat di Kalimatan Tengah dan permasalahannya, antara lain masih adanya penggunaan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan.

Pihahknya juga mendorong kelompok nelayan dan aparat desa untuk membuat peraturan desa mengenai alat tangkap yang dilarang, serta secara intens dan kontinu mengadakan sosialisasi dan pembinaan tentang alat tangkap yang dilarang kepada kelompok nelayan.

BACA JUGA:   Di Depan Mahasiswa, Rektor UPR Tekankan Pentingnya Integritas

“Begitu juga terkait pendataan perikanan perairan darat yang belum optimal, KKP memberikan saran kepada Dislutkan agar memiliki enemurator sendiri untuk pendataan perikanan darat,” jelasnya.

Pada kesempatan ini pula, pihakna juga melakukan kunjungan ke nelayan penangkap ikan di Kelurahan Petuk Katimpun, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya. Kunjungan ini untuk melihat dan mendengar langsung permasalahan yang dialami oleh nelayan di lapangan.

(Hardi/Beritasampit.co.id)