Omzet Penjualan Emas Meningkat Seiring Cairnya THR

IST/BERITA SAMPIT - Aktivitas transaksi jual beli emas di salah satu toko perhiasan emas di PPM Sampit, Senin 3 Mei 2021.

SAMPIT – Seiring mulai cairnya Tunjangan Hari Raya (THR), ternyata juga memberikan berkah yang baik pada para pedagang di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit, salah satunya pada para pedagang perhiasan emas ini, yang mengakui memasuki H-10 lebaran omzet penjualan mereka merangkak naik.

“Saat ini banyak minat beli dari pada jual, dan peningkatannya sekitar 20 persen. Dan kemungkinan akan terus meningkat, semoga saja corona tahun ini tidak seperti tahun sebelumnya,” kata Dursani, salah seorang pedagang perhiasan di PPM Sampit, Senin 3 Mei 2021.

Bukan hanya pada jual beli langsung, namun minat beli di online juga turut meningkat, diharapkan menjelang lebaran tahun 2021 ini memberi berkah yang lebih baik lagi pada seluruh pedagang, sebagai obat keterpurukan ekonomi di tahun 2020 lalu.

BACA JUGA:   Pengurus dan Kader PKK di Kotim Diminta Optimal Bantu Tekan Angka Stunting

“Sistem online juga banyak peminatnya, dan model terbaru biasanya yang diburu, dan sebagian besar jenis emas 375, 420 dan 700 atau singapure,” paparnya.

Sementara itu, dari pantauan di lapangan, harga emas perhiasan sedikit mengalami perubahan yaitu emas jenis 375 yang sebelumnya berkisar di harga Rp 390.000 naik menjadi Rp 400.000 per gram.

BACA JUGA:   Murid TK di Sampit Antusias Ikuti Lomba Mewarnai Tingkat Kabupaten

Untuk emas jenis 420 dari kisaran Rp 410.000 menjadi 430.000, kemudian emas jenis 999/amerika juga naik dari Rp 840.000 jadi Rp 850.000. Kenaikan yang signifikan pada emas jenis 750/emas putih dari Rp 730.000 menjadi Rp 760.000 per gram.

Namun, berbeda dengan emas jenis 700/Singapur, sepekan sebelumnya dibandrol dengan harga Rp 660.000, turun menjadi Rp 650.000.

“Kemungkinan sampai mendekati lebaran nanti harga bisa stabil. Pada intinya kita pedagang mengikuti perkembangan harga emas dunia,” tandasnya. (Cha/beritasampit.co.id).