Paket Pembangunan Bidang Pendidikan di Kotim Terbanyak Toilet dan Sanitasi

TERTUNDA : DOK.ARIFIN/BERITA SAMPIT - Rehabilitasi gedung sekolah di Kotim tidak dapat DAK bidang pendidikan tahun ini, rencananya tetap diusulkan agar terealisasi tahun 2022.

SAMPIT – Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan yang akan digelontorkan tahun 2021 di Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), paling banyak menyentuh pada pembangunan jamban (toilet) beserta sanitasi.

“Tahun ini, terbanyak paket pekerjaan berupa pembangunan toilet dan sanitasi yakni ada 10 sekolah dasar,” ucap Kepala Dinas Pendidikan Kotim Suparmadi melalui Kepala Seksi Kelembagaan dan sarana prasaran sekolah dasar Muhdlori kepada wartawan media siber beritasampit.co.id saat ditemui diruang kerjanya, Rabu 5 Mei 2021.

BACA JUGA:   Tanamkan Kerukunan Beragama, 3 Rumah Ibadah Dibangun Dalam Satu Areal

Menurutnya, usulan itu bukan dari dinas pendidikan. Akan tetapi, kata Muhdlori, berdasarkan usulan dari pihak sekolah salah satunya melalui entry Data Pokok Pendidikan (Dapodik) maupun yang sudah melalui proses musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) tingkat desa/kelurahan, kecamatan bahkan kabupaten.

“Mungkin saja, toilet atau jamban yang ada di sekolah itu kurang memenuhi media pembelajaran karakter kesehatan sehingga banyak yang mengusulkan ke paket pekerjaan tersebut,” kata Muhdlori yang juga pernah menjabat Kepala SMKN 1 Sampit ini.

BACA JUGA:   Masyarakat Pulau Hanaut Minta Dapil III Desak Bupati Kotim Tuntaskan Soal Ini

Ditanya kapan direalisasikan? Muhdlori menegaskan, kemungkinan besar paket pekerjaan itu akan dilaksanakan tahun 2021.

“Yang jelas, masih dalam proses karena pembangunan toilet beserta sanitasi dibantu melalui APBN DAK bidang Pendidikan. Harapannya, bersabar karena masih diproses,” tandasnya.

(ifin/beritasampit.co.id)