Bulog Buntok Siapkan 3 Ton lebih Stok Daging Beku

Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bulog Buntok, Hartuni.//IST_Antara/Bayu Ilmiawan;

BUNTOK – Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bulog Buntok, Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah (Kalteng), menyiapkan 3 ton lebih stok daging beku untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Kepala KCP Bulog Buntok, Hartuni, mengatakan, untuk harga daging beku sapi sebesar Rp88.000 per kilogram (kg), sedangkan harga daging beku kerbau Rp80.000/kg.

“Daging beku tersebut terdiri dari 1,2 ton daging sapi dan 1,9 ton daging kerbau,” katanya, Kamis 6 Mei 2021.

Hartuni memastikan stok daging beku ini aman untuk memenuhi keperluan masyarakat pada saat Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah nanti.

BACA JUGA:   Tahun ini, Festival Budaya Isen Mulang Akan Kembali Digelar

“Daging beku yang kami jual ini juga dengan kualitas terbaik, halal dan higienis,” tambah Hartuni.

Ia juga mengimbau bagi masyarakat Barito Selatan yang ingin membeli daging beku sapi maupun kerbau, bisa langsung datang ke KCP Buntok di Jalan Pelita Raya.

“Harga daging beku yang kami jual ini jauh di bawah dari harga pasaran. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan harga daging sapi maupun daging kerbau menjelang Hari Raya Idul Fitri,” kata dia.

Sementara stok beras di KCP Buntok, terang Hartuni, tersedia dan aman hingga empat bulan kedepan untuk dua kabupaten yakni Barito Selatan dan Barito Timur.

BACA JUGA:   Gubernur Kalteng Pantau Langsung Vaksinasi Lansia di SMKN 1 Palangka Raya

“Saat ini stok beras yang ada pada gudang KCP Buntok tersedia sebanyak 305 ton lebih,” tambahnya.

Begitu juga dengan stok gula tersedia sebanyak 25 ton dan dijual dengan harga Rp12.500/kg, sedangkan stok minyak goreng tersedia sebanyak 1.909 liter.

“Persediaan daging beku dan bahan pokok lainnya yang dijual dengan harga murah tersebut merupakan salah satu bentuk kehadiran negara dalam menyediakan akses pangan yang mudah didapat dengan harganya terjangkau untuk masyarakat,” kata Hartuni.

(BS-65/beritasampit.co.id)