Hari Pertama Penyekatan Mudik, 36 Orang Masuk Sukamara Rapid Antigen

IST/BERITA SAMPIT - Kepala Dinas Kesehatan Sukamara, Ari Junita.

SUKAMARA – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukamara, Ari Junita mengatakan bahwa pada hari pertama penyekatan atau pembatasan mudik pada 6 Mei 2021 kemarin tercatat ada 36 orang yang berhasil dilakukan rapid antigen.

“Di posko Kartamulya itu ada 30 yang kita skrining dan hasilnya negatif semua, sementara di posko pelabuhan ada 6 orang jadi totalnya 36 orang yang melakukan rapid antigen,” jelas Ari Junita, Jumat 6 Mei 2021.

Ari Junita menjelaskan bahwa pihaknya juga terus melakukan koordinasi dengan Koordinator Posko Penyekatan bahwa akan ada peningkatan arus mudik ke Sukamara pada Jumat 7 Mei 2021.

BACA JUGA:   Posko Penyekatan Diperpanjang Sampai 24 Mei

“Kita terus berkoordinasi dengan koordinator posko, kalau hari ini akan ada peningkatan jumlah yang masuk sehingga bisa kita lakukan skrining menyeluruh,” jelas Ari Junita.

Dalam skrining tersebut Pemerintah Kabupaten Sukamara melakukan rapid antigen kepada setiap warga luar yang akan masuk ke Kabupaten Sukamara, rapid antigen sendiri digratiskan oleh Pemda setempat.

“Ini sifatnya skrining ya, jadi tidak ada surat keterangan yang dikeluarkan oleh pihak posko, jadi skrining ini tujuannya setiap warga luar Sukamara yang akan masuk ke Kabupaten Sukamara negatif Covid-19,” terang Ari Junita.

BACA JUGA:   Bupati Sukamara Kukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah

Hal yang sama juga diungkapkan Wakil Bupati Sukamara Ahmadi, yang mengatakan bahwa, warga luar yang ingin masuk wilayah Sukamara diwajibkan rapid antigen. Hal ini juga untuk memastikan tidak ada warga luar yang terpapar Covid-19.

“Sementara untuk masyarakat yang ber KTP Sukamara maupun luar Sukamara jika ingin masuk ke wilayah Sukamara wajib rapid antigen,” tegas Ahmadi.

“Kita harapkan masyarakat tidak takut untuk diperiksa nantinya, ini untuk kebaikan kita semua,” tukas Ahmadi. (enn/beritasampit.co.id).