Bupati Kobar : Pelanggar Protokol Kesehatan Ditindak Tegas

Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah

PANGKALAN BUN – Mendekati perayaan hari Idul Fitri 1442 Hijriah, pusat keramaian seperti pasar dan Supermarket yang ada di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat, selalu padati para pengunjung, guna menghindari penularan Virus Corona, tim Satgas Yustisi Covid-19 pun selalu memantau dan razia.

Bupati Kobar Hj Nurhidayah mengakui saat ini masyarakat hampir tiap hari memadai pusat keramaian, untuk itu Tim Satgas Yustisi Covid-19 pun makin gencar melakukan patroli terutama yang berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan.

“Untuk pasar maupun pusat keramaian saat ini menjadi pusat perhatian khusus tim Satgas Yustisi Covid-19, dan tim Satgas pun akan bertindak tegas bila ditemukan masyarakat maupun pedagang yang mengabaikan protokol kesehatan,” kata Bupati Kobar Hj Nurhidayah usai meninjau posko penyekatan di Pelabuhan Panglima Utar Kumai Jumat lalu.

BACA JUGA:   Bupati Kobar Bakar Puluhan Jenis Makanan Kadaluarsa

Bupati menjelaskan juga, bahwa dibukanya sentral perekonomian masyarakat merupakan salah satu upaya pemulihan perekonomian masyarakat, dimana pada saat kasus Covid-19 di Kobar meroket, kegiatan perekonomian masyarakat di tutup total, meski sekarang telah di buka, tetapi bukan berarti bebas, ada aturan yang wajib di patuhi

Bupati juga menambahkan, hampir setiap saat Tim Satgas Yustisi Covid-19 melakukan patroli hal itu untuk mengingatkan masyarakat agar lebih bijak menjalani kehidupan baru di tengah Pandemi Covid-19, yang saat ini masih terjadi di Kobar, khusunya wilayah Kalimantan Tengah. Sehingga jika masyarakat melanggar protokol kesehatan, akan di berikan sanksi administrasi, hal itu sesuai peraturan yang berlaku.

BACA JUGA:   Dua Orang Diduga Jaringan Narkoba Diringkus Polisi Dalam Waktu 5 Menit

“Bagi pelanggar Protokol kesehatan sudah jelas ada sanksi administrasinya, sebab saat ini Tim Satgas Yustisi Covid-19 akan melakukan tindakan, karena sebelumnya masyarakat hanya diberikan peringatan tertulis dan sanksi moral, tahap awal tim pun gencar memberikan sosialisasi perihal sanski itu, ” pungkas Bupati.

(man/beritasampit.co.id).