DLH Kalteng Ajak Milenial Bantu Pemerintah Cegah Karthula

Hardi/BERITA SAMPIT - Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Merti Ilona

PALANGKA RAYA – Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Tengah Vent Christway melalui Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Merti Ilona memberikan apresiasi kegiatan Nongkrong Berkualitas, Stop Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan Tengah yang diselenggarakan oleh Borneo Institute, di Pusat Kuliner di Dermaga Kereng Bangkirai, Sabtu 8 Mei 2021.

Merti mengatakan, sosialisasi tentang kebakaran hutan dan lahan itu harus dilakukan sejak dini, agar membuka wawasan mereka tentang bahaya kebakaran hutan. Pada kesempatan itu, Merti menyampaikan tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan, yang dimana karena kebakaran hutan dan lahan itu negara dirugikan baik itu secara material, maupun non material.

BACA JUGA:   Lantik Ketua PKK Kalteng, Tri Tito Karnavian Ingatkan Stunting

“Berdasarkan data dari World Bank, negara Indonesia dirugikan kurang lebih sekitar Rp 250 triliun, akibat bencana kebakaran tersebut. Sehingga dalam acara ini kita menyampaikan pencegahan dan mitigasi, untuk mengurangi atau mencegah kebakaran hutan,” ucapnya.

Merti menjelaskan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalteng, dalam mencegah kebakaran hutan menerapkan sistem fisik dan non fisik. Untuk non fisik melalui sosialisasi, dan edukasi kepada masyarakat agar kebakaran hutan bisa dicegah, dan untuk fisik kita membangun infrastruktur pembasahan gambutnya dengan membangun kanal.

BACA JUGA:   Wali Kota Palangka Raya: Pejabat ASN Taati Larangan Open House Lebaran

Selain itu selanjutnya bagaimana kita mitigasi, ketika ada kejadian kebakaran hutan dan lahan yang dimana di lokasi tersebut tidak ada sumber air, sehingga kita menggunakan sumur bor untuk mencari sumber air.

(Hardi/Beritasampit.co.id)