Presiden BEM UPR: Tak Perlu Satu Iman, Kita Tidak Boleh Diam Melihat Kejahatan Israel

IST/BERITA SAMPIT - Presiden Mahasiswa UPR Beni Parulian Siregar.

PALANGKA RAYA – Mahasiswa Universitas Palangka Raya (UPR) melalui Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UPR mengutuk keras insiden yang dilakukan Israel terhadap Palestina. Mereka meminta kepada Pemerintah Indonesia untuk memberikan pernyataan serta sikap mendukung kemanusiaan terhadap Palestina.

Menurut Presiden Mahasiswa UPR Beni Parulian Siregar, apa yang telah dilakukan oleh Israel adalah pelanggaran terhadap kemanusiaan, ini bukan tentang Negara, ini bukan tentang agama, apa yang telah dilakukan Israel adalah tentang pelanggaran HAM, apa yang dirasakan oleh masyarakat Palestina.

BACA JUGA:   Pansus DPRD Palangka Raya Bahas Raperda Penanggulangan Bencana Kebakaran

Kata dia, dalam kemanusiaan tidak perlu harus satu iman, satu Negara, cukup menjadi manusia dikatakannya sudah cukup agar syarat kepedulian itu terpenuhi.

“Kita tidak boleh diam melihat hal ini, mendiamkan kejahatan adalah kejahatan itu sendiri, oleh sebab itu saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan kepedulian terhadap kemanusiaan yang sekarang ini sedang dilanggar terhadap warga Palestina,” tegas Beni, Sabtu 15 Mei 2021.

BACA JUGA:   Aktivitas Penerbangan di Bandara Tjilik Riwut Meningkat Usai Larangan Mudik

Untuk itu lanjut Dia, pihaknya dari BEM UPR memberikan pernyataan sikap dan mengecam, mengutuk atas pelanggaran HAM yang dilakukan Israel terhadap Palestina.

Beni meminta pemerintah Indonesia agar segera memberikan pernyataan sikap mendukung Kemanusiaan serta meninta Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dan Anggota nya agar bertindak tegas dan memberikan sanksi terhadap pelanggaran HAM yang dilakukan Israel terhadap Palestina. (M.Slh/beritasampit.co.id).