Lansia Desa Rawa Sari Antusias Suntik Vaksinasi, Stok Sempat Kehabisan

DAFTAR : ARIFIN/BERITA SAMPIT - Lansia Desa Rawa Sari, Kecamatan Pulau Hanaut, Kotim, Kalteng, mendaftarkan diri ikut vaksinasi massal di gedung Posyandu Desa Rawa Sari.

SAMPIT – Puskesmas Bapinang, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), menargetkan lanjut usia (Lansia) yang akan divaksinasi Covid-19 secara massal sebanyak 85 orang. Faktanya, hanya 75 Lansia padahal masih ada beberapa orang yang terpaksa pulang tanpa divaksinasi.

“Target kami 85 orang yang akan divaksinasi,” ucap salah seorang perawat yang akan memvaksinasi para lansia saat berada di gedung Posyandu Desa Rawa Sari, Minggu 23 Mei 2021.

Pantauan Berita Sampit antusias para lansia untuk divaksinasi terlihat dari tingkat kehadiran saat pembukaan yang dipusatkan di halaman gedung Posyandu Desa Rawa Sari.

BACA JUGA:   Petani Keluhkan Anjloknya Harga Rotan di Kotim

Hadir pada kegiatan itu, Kepala Desa Rawa Sari Sigit Pranoto, Pelaksana tugas (Plt) Camat Pulau Hanaut Sufiansyah beserta Ketua TP-PKK Pulau Hanaut, Kapolsek Pulau Hanaut, Danpos Ramil 1015-06/Mentaya Hilir dan perwakilan Puskesmas Bapinang.

Plt Camat Pulau Hanaut Sufiansyah mengatakan, vaksinasi Covid-19 diberikan gratis alias tidak dipungut biaya sepersenpun.

“Vaksin ini sudah diuji dan 95 persen anti Covid-19, kita patut bersyukur karena vaksin ini gratis,” ujar Sufiansyah di hadapan para lansia yang hadir pada saat pembukaan vaksinasi massal Covid-19 pada Lansia oleh Puskesmas Bapinang dipusatkan di gedung Posyandu Desa Rawa Sari, Kecamatan Pulau Hanaut, Minggu 23 Mei 2021.

BACA JUGA:   Pihak Imigrasi Sampit Ikuti Rapat Pengamanan Nataru, Hal Penting Ini Dibahas
PEMBUKAAN : ARIFIN/BERITA SAMPIT – Plt Camat Pulau Hanaut Sufiansyah memberikan semangat dan dorongan agar para lansia mau di vaksinasi demi cegah penularan Covid-19.

Sementara itu, perwakilan Puskesmas Bapinang Irianto menjelaskan, vaksinasi yang akan diberikan kepada para Lansia sudah dinyatakan MUI pusat halal.

“Intinya, Pemerintah mengharapkan setelah suntik vaksinasi ini benar-benar anti bodi yang muncul walaupun terkena bisa menolaknya, beda yang tidak diberi vaksinasi,” kata Irianto.

Kepala Desa Rawa Sari Sigit Pranoto menambahkan, antusias warganya terutama para lansia sangat tinggi. Namun, stok vaksin sempat kehabisan.

“Informasinya, stok vaksin habis hanya 75 lansia yang sempat mendapatkan vaksinasi tersebut, padahal yang hadir lebih dari itu,” ujarnya. (ifin/beritasampit.co.id).